PENGARUH JENIS PUPUK HAYATI DAN DOLOMIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU PADA TANAH ALUVIAL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.85122Keywords:
Dolomit, Kacang Hijau, Pupuk Hayati, Tanah AluvialAbstract
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman Leguminosae yang tumbuh baik didaerah tropis. Teknik budidaya yang kurang tepat menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan turun naiknya produksi kacang hijau. Usaha untuk meningkatkan produksi kacang hijau di Kalimantan Barat dapat dilakukan upaya seperti penambahan unsur hara ke dalam tanah menggunakan pupuk hayati dan perbaikan pH tanah dengan pemberian kapur dolomit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menegetahui jenis pupuk hayati dan dosis dolomit yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di lokasi Jalan Rahadi Usman Desa Sungai Besar Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat yang dilaksanakan dari 01 Desember 2022 - 22 Februari 2023. Penelitian menggunakan Faktorial dengan Pola Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama yaitu pupuk hayati sebanyak 3 taraf perlakuan dan faktor kedua Dolomit sebanyak 4 taraf perlakuan sehingga total kombinasi perlakuan sebanyak 12 dan diulang 3 kali dengan setiap kombinasi perlakuan menggunakan 4 tanaman sampel. Faktor pertama yaitu pupuk hayati: h1 = pupuk hayati A, h2 = pupuk hayati B, h3 = pupuk hayati C. Faktor kedua yaitu dolomit : d1 = 1,14 ton/ha setara dengan 219 g/1,92 m2, d2 = 2,28 ton/ha setara dengan 438 g/1,92 m2 ,d3 = 3,42 ton/ha setara dengan 657 g/1,92 m2, d4 = 4,56 ton/ha setara dengan 876 g/1,92 m2. Pelaksanaan penelitian meliputi persiapan lokasi penelitian, pemberian pupuk kandang sapi, pemberian kapur dolomit, pemberian pupuk hayati, penanaman, pemberian pupuk dasar, pemeliharaan dan pemanenan. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong per tanaman, berat biji per tanaman, berat 100 biji, jumlah polong per petak dan berat biji per petak. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk hayati A dan dolomit 4,56 ton/ha dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman yaitu pada volume akar tanaman. Pemberian pupuk hayati dengan jenis dan dosis yang berbeda tidak menunjukkan perbedaan terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau yang ditanam pada tanah aluvial, namun pemberian pupuk hayati C dengan dosis dolomit 1,14 ton/ha merupakan dosis yang efisien dalam meminimalisirkan biaya yang dikeluarkan dalam budidaya kacang hijau pada tanah aluvial.
References
Bimasri, J. 2014. Peningkatan Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) di Tanah Gambut Melalui Pemberian Pupuk N dan P. Prosiding Seminar Nasional 2014. Palembang : Universitas Musi Rawas Lubuklinggau.
BPS. 2017. Kalimantan Barat dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Pontianak.
Chusnia,W. 2012. Kajian Aplikasi Pupuk Hayati dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Polybag. Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga.
Fachruddin, L. 2000. Budidaya Kacang-Kacangan. Yogyakarta. Kanisius.
Hasibuan, B. E. 2006. Pupuk dan Pemupukan. Medan: USU Press.
Kementrian Pertanian Indonesia. 2018. Produksi Tanaman Pangan 2018. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Jakarta.
Lakitan, B. 2007. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Purwono, M. S dan Hartono, R. 2012. Kacang Hijau. Jakarta: Penebar Swadaya.
Rahmadani, E. dan N. Sunarlim. 2011. Adaptasi Berbagai Varietas Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) terhadap Pengapuran dan Pemberian N, P dan K di Lahan Gambut. Jurnal Agroteknologi, 2(1), 17-24.
Rohmanah, S. 2016. Pengaruh Variasi Dosis dan Frekuensi Pupuk Hayati (Biofertilizer) terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga. Surabaya.
Sunantara, I.M.M. 2000. Teknik Produksi Benih Kacang Hijau. No. Agdex: 142/35. No. Seri: 03/Tanaman/2000/September/2000. Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Denpasar Bali.
Yuniarti, A., Solihin, E dan Arief Putri, A.T. 2020. Aplikasi Pupuk Organik dan N, P, K terhadap pH Tanah, P-Tersedia, Serapan P, dan Hasil Padi Hitam (Oryza sativa L.) pada Inceptisol. Kultivasi, 19(1):10-40.