PEMANFAATAN AREA GAWANGAN KELAPA SAWIT TBM 2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS DENGAN BERBAGAI JARAK TANAM

Authors

  • Aldi Pernando Layo Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Dwi Zulfita Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Maulidi Maulidi Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.85130

Keywords:

Jagung Manis, Jarak Tanam, Gawangan Kelapa Sawit, Varietas

Abstract

Tanaman jagung manis merupakan salah satu tanaman pangan yang telah banyak dibudidayakan dikarenakan jagung memiliki rasa lebih manis dan umur panen yang cepat dibandingkan jagung biasa. Tujuan dilakukan penelitian adalah mendapatkan varietas dan jarak tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis pada penanaman di gawangan kelapa sawit belum menghasilkanl. Penelitian dilaksanakan di lokasi yang terletak pada perkebunan kelapa sawit di Desa Gombang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak. Rancangan penelitian menggunakan metode Split Plot yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor Varietas jagung manis (V) sebagai petak utama terdiri dari 3 taraf yakni v1 : Bonanza F1, v2 : Secada F1, v3 : Parogon F1. Faktor jarak tanam (J)  sebagai anak petak terdiri dari 3 taraf yakni j1 : 65 x 25 cm, j2 : 75 x 25 cm, j3 : 85 x 25 cm. Pelaksanaan penelitian meliputi pembersihan lahan, pembuatan bedengan, pengapuran, penanaman benih, pemberian pupuk dasar, pemeliharaan dan panen. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, panjang tongkol, berat/tongkol berkelobot, berat/tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol. Hasil penelitian didapat bahwa tidak terjadi interaksi antara varietas dan jarak tanam pada semua variabel pengamatan. Faktor tunggal varietas berpengaruh nyata pada panjang tongkol, berat/tongkol berkelobot, berat/tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol tetapi berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun 2, 4, 6 dan 8 MST, volume akar dan berat kering tanaman. Faktor tunggal jarak tanam berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun 2, 4 dan 6 MST, volume akar, berat kering tanaman,  panjang tongkol, berat/tongkol berkelobot, berat/tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol tetapi berpengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun 8 MST. Varietas Secada F1 dengan jarak tanam 75 x 25 cm merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis yang ditanam dengan memanfaatkan area gawangan kelapa sawit TBM 2.

References

Adlani, N. 2018. Pemanfaatan Area Gawangan Tanaman Kelapa Sawit TM 4 Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Jagung dengan Berbagai Jarak Tanam. Skripsi. Medan: Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Asroh A, N dan Fahrulrozi. 2015. Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada berbagai Jarak Tanam di Tanah Ultisol. Jurnal Lahan Suboptimal 4(1): 66-70.

Badan Pusat Statistik. 2021. Varietas Jagung dan Potensi Hasil. Badan Pusat Statistik Indonesia.

Ihsan, H., I. H. Khalil H. Rehman and M. Iqbal, 2005. Variabilitas Genotip untuk Sifat Morfologi di antara Hibrida Eksotimasi. J. Agric. 21(4):599-602

Khulafaurrosidin. 2009. Pengaruh Jarak Tanam dan Waktu Penyiangan Gulma terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung. Skripsi. Yogyakarta. Universitas PGN

Lakitan, B. 2007. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Mayadewi. A. 2017. Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Gulma Hasil Jagung Manis. Agritrop, 26 (4) : 153-159.

Sitompul, S. M., dan B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Tobing. M.P.L., B.O.P. Tampubolon. 2003. Bercocok Tanam Umum Tanaman Pangan/Sela. Skripsi. Medan. Fakultas Sumatera Utara.

Yulisma. 2011.Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Jagung pada Berbagai Jarak Tanam. Jurnal Pertanian Tanaman Pangan, 30(3): 1-12.

Downloads

Published

2025-09-19

Issue

Section

Articles