PENGARUH PEMBERIAN POC LIMBAH BUAH PISANG DAN PUPUK KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH DI TANAH PMK

Authors

  • Nehemia David Aseng Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura
  • Tatang Abdurrahman Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura
  • Iwan Sasli Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.85414

Keywords:

bawang merah, kalium, pmk, poc limbah buah pisang

Abstract

Tanah PMK berpotensi untuk perluasan areal budidaya tanaman bawang merah. Pemanfaatan tanah PMK sebagai media tanam bawang merah dihadapkan pada beberapa kendala terutama sifat fisik dan kimia yang kurang baik serta kandungan unsur hara yang rendah. Alternatif untuk memperbaiki tanah PMK dengan pemberian POC limbah buah pisang dan pupuk kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi dari pemberian POC limbah buah pisang dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Komplek Karya Alam Sutera B32, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya pada bulan september 2023 samapi november 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu POC limbah buah pisang dan pupuk kalium. Faktor pertama, POC limbah buah pisang (p)  terdiri dari 3 taraf perlakun yaitu p0 = tanpa poc limbah buah pisang, p1 = 50 ml/L, dan p2 = 100 ml/L. Faktor kedua, adalah pupuk kalium (k) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu  k1 = 150 kg/ha, k2 = 250 kg/ha, dan k3 =  350 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat segar umbi, dan berat kering angin umbi. Hasil penelitian menujukkan terjadi interaksi antara pemberian POC limbah buah pisang dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan tinggi tanaman 4 MST, 5 MST dan berat segar umbi. Konsentrasi 50 ml/L POC limbah buah pisang dan dosis pupuk kalium 350 kg/ha memberikan hasil terbaik pada semua variabel pengamatan.

References

Abdul Rahmi. 2016. Pengaruh Pemberian Pupuk NPK DWG Compaction dan POC Ratu Biogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit Hibrida F-1 Varietas Bhaskara. Jurnal AGRIFOR (15) No.1, ISSN: 1412-6885.

Armaini, A., Hardianti, T., dan Irfandri, I. 2021. Pertumbuhan dan Daya Hasil Bawang Merah (Allium Ascolanicum L.) dengan Pemberian Pupuk Kalium dan Pupuk Kandang Ayam Pada Ukuran Bibit Yang Berbeda. Jurnal Agroteknologi, 12(1), 41-48.

BPS. 2020. Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Satistik Kalimantan Barat.

BPS. 2022. Badan Pusat Statistik Indonesia.

BPS. 2022. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Satistik Provinsi Kalimantan Barat.

Efendi, E., Deddy, W.P., dan Sumain. 2017. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Terhadap Pemberian Mulsa Serbuk Gergaji dan Pupuk NPK. Jurnal Agroteknologi Universitas Asahan 13 (3): 30-38.

Fefiani, W. dan Yusri Arfiani Barus. 2014. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (cucumis sativus L). Akibat pemberian pupuk kandang sapi dan pupuk organik padat supernasa. Agrium ISSN 0852-1077 (Print) ISSN 2442-7306 (Online) Vol 19 (1).

Gunadi, N. 2009. Kalium Sulfat Dan Kalium Klorida Sebagai Sumber Pupuk Kalium Pada Tanaman Bawang Merah. Jurnal Jortikultura, 19(2), 174-185

Hanafiah, KA. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Licung, L., Sasli, I., dan Darussalam, D. 2021. Respon Pertumbuhan Dan Hasil Terung Ungu Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Rumen Sapi Pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 10(2).

Napitupulu, D., dan Winarto, L. 2010. Pengaruh pemberian pupuk N dan K terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. J. Hort, 27-35.

Pramitasari, H. E., T, Wardiyati., dan M, Nawawi. 2016. Pengaruh Dosis Pupuk Nitrogen dan Tingkat Kepadatan Tanaman terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleaceae L.) Jurnal Produksi Tanaman 4 (1) 49-56.

Purwati, M.S. 2013. Pertumbuhan bibit karet (Hevea brasiliensis L.) asal okulasi pada pemberian bokashi dan pupuk organik cair Bintang kuda laut. Jurnal Agrifor Vol 12 (1): 1 - 10.

Sarief, S. 1986. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Bandung: Pustaka Buana.

Selian, A. 2008. Analisa Kadar Unsur Hara Kalium (K) dari Tanah Perkebunan Kelapa Sawit Bengkalis Riau Secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Medan: Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sumatera Utara.

Sitepu, H. B., Ginting, S. dan Mariati. 2013. Respon Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L., Var.) Asal Biji terhadap Pemberian Pupuk Kalium dan Jarak Tanam. Jurnal Online Agroteknologi.

Sutarya, R. dan G. Grubben. 1995. Pedoman bertanam sayuran dataran rendah. Lembang. Gadjah Mada University Press. Prosea Indonesia – Balai Penel Hortikultura.

Zamaniah, N, L.,Handayani, T., dan Saraswati, R. 2018. Pengaruh Hujan Ekstrem Terhadap Produktivitas Bawang Merah Di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP

Downloads

Published

2025-01-17

Issue

Section

Articles