IDENTIFIKASI STATUS HARA N, P DAN K TANAH ULTISOL PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. AGRINA SAWIT PERDANA DI DESA PENYELADI KABUPATEN SANGGAU

Authors

  • Rocky Oktavianus Manurung Universitas Tanjungpura
  • Denah Suswati Universitas Tanjungpura
  • Leony Agustine Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i3.86120

Keywords:

Fertilization suggestion, Nutrient status, Oil palm

Abstract

Unsur hara makro N, P, dan K yang ada pada tanah Ultisol masih tergolong rendah, sehingga penambahan kebutuhan unsur hara dapat dipenuhi melalui pemupukan. Perkebunan kelapa sawit membutuhkan unsur hara makro yang tinggi untuk mencapai produksi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status unsur hara N, P, dan K serta menentukan saran pemupukan tanah ultisol pada perkebunan kelapa sawit. Metode penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel tanah berdasarkan tahun tanam 2009, tetapi dengan produksi yang berbeda pada 4 lokasi penelitian. Setiap lokasi diambil 5 titik sampel tanah menggunakan sistem diagonal dengan kedalaman 0-30 cm yang kemudian di kompositkan. Parameter yang dianalisis adalah pH tanah, C-organik tanah, Kapasitas Tukar Kation (KTK), Kejenuhan Basa (KB) dan kandungan unsur hara N, P, dan K tanah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pH tanah termasuk dalam kriteria masam, C-organik tanah rendah, N-total tanah rendah, P-tersedia tanah sangat rendah, K-dd tanah rendah, Kapasitas Tukar Kation (KTK) rendah, dan Kejenuhan Basa (KB) dalam kriteria rendah. Saran pemupukan pada setiap blok di lokasi penelitian adalah untuk lokasi Blok D18 Urea sebanyak 2,4 kg/tanaman, SP-36 sebanyak 1,78 kg/tanaman, dan KCL sebanyak 4,08kg/tanaman. Lokasi Blok D19 Urea sebanyak 2,4 kg/tanaman, SP-36 sebanyak 1,44 kg/tanaman, dan KCL sebanyak 4,72kg/tanaman. Lokasi Blok D20 Urea sebanyak 2,42 kg/tanaman, SP-36 sebanyak 1,86 kg/tanaman, dan KCL 5 kg/tanaman. Lokasi Blok D21 Urea sebanyak 2,42 kg/tanaman, SP-36 sebanyak 1,91 kg/tanaman, dan KCL sebanyak 5,8 kg/tanaman.  

References

Blomback K, Bolster CH, Lindsjo A, Hesse K, Linefur H Parvage MM. 2021. Comparing measures for determination of phosphorus saturation as a method to estimate dissolved P in soil saturation. J. Geoderma. 383:1-10

Cookson, W. R, I. S. Cornforth and J.S. Rowarth. 2005. Winter soil temperatur (2- 15 oC) effect on nitrogen transformations in clover green manure amandend and namandend soils : a laboratory and field study. J.Soil Biol. Biochem. 34: 1401-1415.

Dinas Perkebunan Kalimantan Barat. 2022. https://disbunnak.kalbarprov.go.id/

Gunawan, G., Wijayanto, N., & Budi, S. W. (2019). Karakteristik Sifat Kimia Tanah dan Status Kesuburan Tanah pada Agroforestri Tanaman Sayuran Berbasis Eucalyptus Sp. Journal of Tropical Silviculture, 10(2), 63–69.

Hakim, N., M. Yusuf Nyapka. 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah, Universitas Lampung, Lampung

Handayanto . E, Muddarisna. N, Fiqri. A, 2017. Pengelolaan Kesuburan Tanah. Penerbit UB Press, Malang

Hardjowigeno, S. 2010. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Divisi Buku Perguruan Tinggi, Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Hardjowigeno, S. 2002. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Divisi Buku Perguruan Tinggi, Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Herawati MS. 2015. Kajian status kesuburan tanah di lahan kakao Kampung Klain Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong. Jurnal Agroforestri. 10: 201-208.

Nugroho Y. 2009. Analisis Sifat Fisik-Kimia dan Kesuburan Tanah pada Lokasi Rencana Hutan Tanaman Industri PT Prima Multibuana, Jurnal Hutan Tropis Borneo 10 (27): 222-229

Nyapka, M.Y. Lubis, A.M. Pulung, M.A Amroh, A.G, Munawar, A.Hong, G.B dan N. Hakim, 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung, Bandar Lampung.

Prasetyo, H,.B., dan Suriadikarta, A,.D. 2006. Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. Bogor

Putri OH, Sri RU, Syahrul K. 2019. Sifat Kimia Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan di UB Forest. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 6(1); 1075-1081.

Rosmarkam, A dan Yuwono, N.W. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius, Yogyakarta

Rukmana G. 2015. Analisis Sifat Fisik Tanah Pada Beberapa Tipe Penutupan Lahan Di Area Operasional Tambang Bijih Besi PT Silo, Kalimantan Selatan [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor

Siahaan FA, Irawanto R, Rahadiantoro A, Abiwijaya IK. 2018. Sifat tanah lapisan atas di bawah pengaruh tegakan vegetasi berbeda di Kebun Raya Purwodadi. Jurnal Tanah dan Iklim. 42(2): 91-98

Surya, J. A., Nuraini, Y., & Widianto, W. (2017). Kajian porositas tanah pada pemberian beberapa jenis bahan organik di perkebunan kopi robusta. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 4(1), 463-471.

Supriyadi, S. 2007. Kesuburan Tanah di Lahan Kering Madura. Jurnal Embryo. 4(2). 124 -131 hal.

Yulina H, Devnita R, Harryanto R. 2018. Respon air tersedia dan bobot isi tanah pada tanaman jagung manis dan brokoli terhadap kombinasi terak baja dan bokashi sekam padi pada Andisol, Lembang. Jurnal Agrikultura 29(2): 66- 72.

Downloads

Published

2025-04-23

Issue

Section

Articles