PENGARUH KOMBINASI ASAM HUMAT DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL

Authors

  • Yohanes Jordy Kurniawan
  • Surachman Surachman
  • Tantri Palupi

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v13i4.86527

Keywords:

Aluvial, Bawang Merah, Kombinasi Asam Humat dan NPK

Abstract

Prospek budidaya bawang merah cukup baik karena memiliki nilai ekonomis yang baik dan mengingat fungsinya sebagai bumbu penyedap masakan yang digunakan sehari-hari membuat bawang merah menjadi salah satu komoditas pokok pertanian yang perlu diperhatikan agar kebutuhan konsumsi bawang merah nasional dapat tercukupi. Tanah Aluvial yang digunakan sebagai media tanam dihadapkan pada berbagai kendala yaitu berupa sifat fisik dan kimia tanah yang kurang baik. Peningkatan produksi tanaman bawang merah di tanah aluvial dapat ditingkatkan melalui kegiatan intensifikasi. Upaya intensifikasi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara pemberian pupuk yang dikombinasikan yaitu pupuk organik asam humat dan pupuk anorganik NPK. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik dari kombinasi asam humat dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Jl. Sungai Raya Dalam, dimulai dari bulan November 2023 sampai Januari 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan pertama yaitu, AH 6 kg/ha + NPK 125 kg/ha, AH 5 kg/ha + NPK 150 kg/ha, AH 4 kg/ha + NPK 175 kg/ha, AH 3 kg/ha + NPK 200 kg/ha, AH 2 kg /ha + NPK 225 kg/ha, AH 1 kg/ha + NPK 250 kg/ha, dan Tanpa AH + NPK 275 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per rumpun, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kombinasi asam humat dan NPK mempunyai pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Dosis asam humat sebanyak 6 kg/ha dan NPK 125 kg/ha merupakan dosis efektif yang dapat digunakan dalam budidaya bawang merah pada tanah aluvial.

References

Ardi, Endarto. 2018. Bawang Merah : Teknik Budidaya dan Peluang Usahanya. Yogyakarta: Trans Ide Publishing.

Badan Pusat Statistik. 2016. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka 2021. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat.

BPTP. 2019. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Barat. Pontianak: BPTP-BALITBANGTAN Kalimantan Barat.

Buntoro, B. H, R. Rogomulyo, dan S. Trisnowati. 2014. Pengaruh Takaran Pupuk Kandang dan Intensitas Cahaya terhadap Pertumbuhan dan Hasil Temu Putih. Jurnal Vegetalika 03.

Fajjriyah, Noor. 2017. Kiat Sukses Budidaya Bawang Merah. Yogyakarta: Bio Genesis.

Haryanta, D., M. Thohiron, dan B. Gunawan. 2017. Kajian Tanah Endapan Perairan Sebagai Media Tanam Pertanian Kota. Journal of Research and Technology 3(2): 1–10.

Hasra, Iradhatullah Rahim, dan Azis Ambar. 2021. Respon Dan Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis Asam Humat. Prosiding Seminar Nasional SMIPT 2021 Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 4(1): 131–37.

Irma, Muhammad Anshar Pasigai, dan Hidayati Mas’ud. 2018. Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk NPK. J. Agroland 13((3)): 265–69.

Lakitan, B. 2012. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Rajawali Press.

Maemunah, S. A. Lasmini, dan Zainuddin. 2019. Pengaruh Bobot Umbi dan Dosis Kombinasi Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium wakegi araki) Varietas Lembah Palu. Agrotekbis 1(1): 37–47.

Manuhuttu, A. P, H Rehatta, dan J.J.G Kailola. 2014. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Hayati Bioboost terhadap Peningkatan Produksi Tanaman Selada (Lactuca sativa. L). Jurnal Agrologia 3(1).

Mindari, Wanti, Purnomo E. Sasongko, dan Syekhfani. 2022. Asam Humat Sebagai Amelioran Dan Pupuk. Jawa Timur: UPN"Veteran".

Nur, M. 2019. Analisis Potensi Limbah Buah-Buahan Sebagai Pupuk Organik Cair. Seminar Nasional Teknik Industri Universitas Gadjah Mada 2019. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.

Rahayu, S., A.T. Purwani Irianti, dan S. Oktarianti. 2022. Efektivitas Pemupukan NPK dan Supernasa pada Budidaya Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Teknotan 16(2): 75.

Samadi, B. dan Cahyono, B., 2005. Bawang Merah Intensifikasi Usaha Tani, Yogyakarta. Kanisius

Setiawati, W., R. Murtiningsih, G. A. Sopha, dan T. Handayani. 2007. Petunjuk Teknis Budidaya Tanaman Sayuran. Bandung: Balai Penelitian Sayuran.

Sipayung, Osmin, Mariati, dan Meiriani. 2015. Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Dosis Pupuk Fosfat dan Asam Humat. Jurnal Online Agroekoteknologi . 3(4): 12–26.

Downloads

Published

2024-11-04

Issue

Section

Articles