RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG GELATIK TERHADAP PEMBERIAN LIMBAH SOLID KELAPA SAWIT DAN PUPUK KNO3 DI TANAH PMK

Authors

  • Diva Amalia Iskandar Putri Dept. Agricultural Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  • Iwan Sasli Dept. Agricultural Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  • Siti Aprizkiyandari Dept. Agricultural Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.86831

Keywords:

Gelatik Eggplant, Oil Palm Solid Waste, KNO3 fertilizer, PMK soil.

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) merupakan tanaman asli daerah tropis berasal
dari famili solanaceae. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah
solid kelapa sawit dan pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung
gelatik di tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat, Pontianak. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 27
April hingga 17 Juli 2024. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Petak
Terbagi (Split Plot). Faktor utama (Main plot) yaitu pemberian solid kelapa sawit (S)
terdiri dari 2 taraf dan faktor anak petak (Sub plot) yaitu KNO3 (K) 4 taraf perlakuan
dan 3 ulangan sehingga terdapat 24 satuan perlakuan. Setiap Setiap unit perlakuan
terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga jumlah keseluruhan tanaman 96 tanaman.
Faktor utama (main plot) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu s0 = tanpa pemberian solid kelapa sawit dan s1 = pemberian solid kelapa sawit (375 g/tanaman). Faktor anak petak (sub plot) terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu k1 = pupuk KNO3 2 g/l, k2 = pupuk KNO3 4 g/l, k3 = pupuk KNO3 6 g/l dan k4 = pupuk KNO3 8 g/l. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian limbah solid kelapa sawit dapat meningkatkan hasil tanaman terung gelatik demikian juga dengan pemberian pupuk KNO3, namun pemberian limbah solid kelapa sawit tidak harus selalu diikuti dengan pemberian pupuk KNO3.

References

Asie, E. R., & Prasetya, P. 2023. Pemanfaatan Solid Kelapa Sawit dan SP-36 Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Pada Spodosols. Jurnal AgriPeat, 24(1), 1-8.

Bahar H., Andayani A., Agustini Y. D., Tahir M., Adam I., Suwarno E. H., Suryani P., Utomo A., Waludin J., Suwartini S., Sugiastuti., Hendaruddin W., Ambyah., Mangunsidi G., Budiman M. A., Baswarsiati., Arroyni M. T., Komarriah L., Sumarni., Tri K. R., Zulfiqar U., Praji., Sutriyono., Sunyoto A., Sukoco., Mudjijo., Saleh M., W. H., Ghufron. 2009. Standar Operasional Prosedur (Sop) Terung. Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Hortikultura Direktorat Budidaya Tanaman Sayuran Dan Biofarmaka. Jakarta.

BPS. 2023. Provinsi Kalimantan Barat: Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.

Handono, S. T., Hendarto, K., & Kamal, M. 2013. Pola Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.) Akibat Aplikasi Kalium Nitrat pada Daerah Dataran Rendah. Jurnal Agrotek Tropika, 1(2), 140–146.

Lardi, S., Hakim, T., Lubis, N., & Wasito, M. 2022. Agribisnis Budidaya Tanaman

Terong Ungu. Bekasi: PT Dewangga Energi Internasional.

Mulyati, R. S. 2023. Respon Tanaman Tomat terhadap Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Urea terhadap Pertumbuhan dan Serapan N. Agroteksos, 17(1) : 51–56.

Murbandono, L. 2005. Pupuk Organik. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Nuraini, I., Hendarto, K., & Karyanto, A. 2013. Pola Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah Keriting terhadap Aplikasi Kalium Nitrat (KNO3) pada Daerah Dataran Tinggi. Jurnal Agrotek Tropika, 1(2), 134–139.

Pakpahan S. Sampoerno dan S Yoseva. 2015. Pemanfaatan Kompos Solid dan Mikroorganisme Selulolitik Dalam Media Tanam Pmk Pada Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Utama. Jurnal Online Mahasiswa Faperta 2 (2).

Pramitasari, H. E., Wardiyati, T., & Nawawi, M. 2016. Pengaruh dosis pupuk nitrogen dan tingkat kepadatan tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae L.) (Doctoral dissertation, Brawijaya University).

Prawiratna, W., & Tjondronegoro, H. 1995. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan II. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Purba, T., Ningsih, H., Purwaningsih, P., Junaedi, A. S., Gunawan, B., Junairiah, J., ... & Arsi, A. 2021. Tanah dan nutrisi tanaman. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Rohaeni, N. 2017. Pemanfaatan Berbagai Limbah Padat Pabrik Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung Gelatik (Solanum Melongena L.). Jurnal Pertanian Terpadu, 5(2), 46-57.

Sihombing, A. R., Ulpah, S., & Baharuddin, R. 2022. Pengaruh Jenis Mulsa dan Pupuk KNO3 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Jurnal Dinamika Pertanian Edisi XXXVIII Nomor, 3(2022), 251-258.

Simatupang, S. M. M., Yetti, H., & Ariani, E. 2018. Pengaruh Pemberian Solid Kelapa Sawit dan Fosfor terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum Melongena L.). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian, 5, 1-13.

Sudiarto, G. (2004). Pemanfaatan Bahan organik In Situ untuk Efisiensi Budidaya Jahe yang Berkelanjutan. Jurnal Litbang Pertanian, 23(2), 37-45.

Sumarwoto, W. 2008. Pertumbuhan dan Hasil Elephant Food Yam (Amorphophallus

muelleri Blume) Periode Tumbuh Pertama pada Berbagai Dosis Pupuk N dan K.

Agrivita 30:29-37.

Downloads

Published

2024-11-28

Issue

Section

Articles