PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN ABU KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • Jiran Jiran
  • Dwi Zulfita
  • Sri Rahayu

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v4i1.8707

Abstract

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   FMA   dan   Abu
Kotoran Ayam terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah gambut,
mengetahui dosis Abu kotoran Ayam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan
hasil cabai merah pada tanah gambut, dan mengetahui interaksi antara FMA dan
Abu Kotoran Ayam terhadap pertumbuhan dan hasil cabai merah pada tanah
gambut.   Penelitian   dilaksanakan   di   kebun   percobaan   Fakultas   Pertanian
Universitas   Tanjungpura   Pontianak, dari   tanggal   17   Maret   2014   sampai   dengan
tanggal 9 Juni 2014. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap
(RAL) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu faktor Mikoriza Arbuskula (M) dan Abu
Kotoran   Ayam   (A).   Faktor   Mikoriza   Arbuskula   yaitu   m0   (Tanpa   mikoriza
arbuskula) dan   m1 (Dengan mikoriza arbuskula). Faktor Abu Kotoran Ayam yaitu
a1
= dengan abu kotoran ayam 551,50 g/polibag, a2
= dengan abu kotoran ayam
875,00 g/polibag, a3   = dengan abu kotoran ayam 1.198,00 g/polibag, dan a4   =
dengan   abu   kotoran   ayam   1.521,50   g/polibag.   Variabel   pengamatan   dalam
penelitian ini meliputi : volume akar (cm
3
), persentase akar terinfeksi (%), berat
kering tanaman (g), tinggi tanaman (cm), umur berbunga (hst), persentase bunga
menjadi   buah (%), jumlah   buah   pertanaman,   dan berat     buah   pertanaman (g).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fungi mikoriza arbuskula tidak memberikan
pengaruh   pada   hasil   tanaman   cabai   merah,   abu   kotoran   ayam   memberikan
pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah, dan Interaksi
antara   inokulasi   FMA   dan   abu   kotoran   ayam   dosis   1.198,00   g/polybag
menunjukkan   persentase   akar   terinfeksi   dan   tinggi   tanaman   minggu   ke-3   dan
ke-4 tanaman cabai merah yang terbaik pada tanah gambut.

Downloads

Published

2015-07-07

Issue

Section

Articles