PENGARUH PUPUK MKP DAN ABU JANJANG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT DI TANAH PMK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.87564Keywords:
palm oil ash, MKP fertilizer, PMK soil, tomatoes.Abstract
Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan tanaman yang tergolong dalam tanaman hortikultura semusim dari family solanaceae. Penelitian menggunakan pupuk MKP dan abu janjang kelapa sawit yang bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi terbaik pupuk MKP, dosis abu janjang kelapa sawit serta interaksi antara pupuk MKP dan abu janjang kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat di tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Barat, Pontianak, sejak tanggal 27 Mei sampai 24 Agustus 2024. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama adalah pupuk MKP, yang terdiri dari 4 taraf perlakuan m0= tanpa pemberian pupuk MKP, m1 = 5 g/L, m2 = 10 g/L, dan m3 = 15 g/L dan faktor kedua adalah abu janjang kelapa sawit, yang terdiri dari 4 taraf perlakuan a0 = tanpa pemberian abu janjang kelapa sawit, a1 = 8 ton/ha atau setara 40 g/polybag, a2 = 10,5 ton/ha atau setara 52 g/polybag dan a3 = 13 ton/ha atau setara 64 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk MKP berpengaruh nyata pada variabel bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, jumlah buah per tanaman dan diameter buah namun berpengaruh tidak nyata pada variabel tinggi tanaman, diameter batang, volume akar, berat kering tanaman dan waktu berbunga dan pemberian dosis abu janjang kelapa sawit berpengaruh nyata pada variabel diameter batang, berat kering tanaman dan waktu berbunga namun berpengaruh tidak nyata pada variabel tinggi tanaman, volume akar, bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, jumlah buah per tanaman dan diameter buah.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi pupuk MKP 10 g/L sudah mampu meningkatkan bobot buah per buah, bobot buah per tanaman, jumlah buah per tanaman dan diameter buah pada tanaman tomat di tanah PMK, dosis abu janjang kelapa sawit 10,5 ton/ha atau setara 52 g/polybag sudah mampu meningkatkan diameter batang, berat kering tanaman dan waktu berbunga pada tanaman tomat di tanah PMK dan tidak terjadi interaksi antara pupuk MKP dan abu janjang kelapa sawit.References
Adimihardja, A., L.I. Amin, F. Agus., dan Djaenudin. 2000. Sumberdaya Lahan Indonesia dan Pengelolaannya. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian. Hal 19.
Aminuddin, M. I. 2017. Pengaruh Dosis Pupuk Urea dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kenaf (Hibiscus cannabinus L.). Saintis, 9(1), 1-14.
BPS. 2022. Provinsi Kalimantan Barat: Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
BBPP Lembang. 2021. Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang (BBPP).
Khan,F., Siddique, A. B., Shabala,S., Zhou, M., dan Zhao,C. 2023. Phosphorus Plays Key Roles in Regulating Plants Physiological Responses to Abiotic Stresses. Plants,12 (15), 2861.
Liferdi, L. 2019. Analisis Jaringan Daun sebagai Alat untuk Menentukan Status Hara Fosfor pada Tanaman Manggis. Jurnal Hortikultura Indonesia. 19(3): 324–333.
Nainggolan. 1992. Analisa Komponen Kimia dari Abu Janjang Kelapa Sawit. Laporan Penelitian. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Resti, Alzeda. 2018. Panduan Praktis Budidaya Tomat dan Wortel. Desa Pustaka Indonesia : Temanggung, Jawa Tengah.
Rosmarkam Afandie dan Yuwono Widya Nasih. 2002 Ilmu Kesuburan Tanah.
Tinata, P., dan Astuti, P. 2024 Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk MKP terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) Varietas Servo F1. Jakt: Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika, 2(2), 287-298.
University of Minnesota Extension. 2018. Diakses pada 7 September 2024 dari https://extension.umn.edu/phosphorus-and-potassium/potassium-crop-production.
Wahyurini, E., dan Suryawati, A. 2021. Budidaya dan Kergaman Genetik Tomat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Yogyakarta. 78 hal.