Uji Efektivitas Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dari Akar Bambu Terhadap Ketersediaan Hara N, P, K dan Pertumbuhan Tanaman Jagung di Tanah Aluvial

Authors

  • Rizka Mawaddah Sari Universitas Tanjungpura
  • Denah Suswati
  • Muhammad Nuriman

Keywords:

Tanah Aluvial, PGPR, RAL, Biofertilizer, Biostimulan, Patogen

Abstract

Tanah Aluvial merupakan suatu lahan yang sering atau baru mengalami banjir, sehingga dianggap tanah yang masih muda dan belum mengalami differensiasi horison. Jagung menghendaki tanah yang subur untuk dapat berproduksi dengan baik. Bakteri PGPR berperan sebagai biofertilizer, biostimulan, dan juga melindungi tanaman dari serangan patogen. Pemberian PGPR dari akar bambu diharapkan dapat meningkatkan produksi tanaman jagung pada tanah Aluvial.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PGPR terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung di tanah Aluvial, serta mengetahui dosis PGPR terbaik untuk pertumbuhan tanaman jagung. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal menggunakan perlakuan PGPR P0 (tanpa PGPR), P1 (10 ml/L), P2 (20 ml/L), P3 (30 ml/L), P4 (40 ml/L). Parameter penelitian yaitu reaksi N-total, P-tersedia, Kdd, C-Organik tanah, pH tanah, tinggi tanaman, dan diameter tanamanPemberian PGPR di tanah aluvial menunjukkan kecenderungan peningkatan terhadap ketersediaan hara K dapat ditukarkan, C "“ Organik, N-Total, P-Tersedia, pH. Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) pada konsentrasi 40ml/L dapat meningkatkan tinggi tanaman jagung dan diameter batang tanaman jagung masing-masing sebesar 29,45% pada tinggi tanaman dan 19,75% pada diameter batang. Hasil terbaik dari penelitian ini terlihat pada pemberian PGPR pada konsentrasi 40 ml/L.

References

Ginting, R. C. B, R. Stakaranwati, dan E. Husen. 2006. Mikroorganisme Pelarut Fosfat. Dalam Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Penelitian Tanah. Hlm. 265-271.

Garcia, de. Salamone. IE., and Nelson, L. M. 2004. Effects of cytokinin-producing Pseudomonas PGPR strains on tobacco callus growth.

Hidayati, Y.A., T.A. Kurnani., E.T. Marlina dan E. Harlia. 2011. Kualitas Pupuk Cair Hasil Pengomposan Feses Sapi Potong Menggunakan Saccharomyces cereviceae. Jurnal ilmu ternak., 11(2):104-107.

Iswati, Rida. 2012. Pengaruh dosis formula pgpr asal perakaran bambu terhadap pertumbuhan Tanaman tomat (Solanum lycopersicum syn). JATT. Vol.1(1): 9-12.

Istiqomah, I., Aini, L. Q., & Abadi, A. L. (2017). KEMAMPUAN Bacillus subtilis dan Pseudomonas fluorescens DALAM MELARUTKAN FOSFAT DAN MEMPRODUKSI HORMON IAA (Indole Acetic Acid) UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT. Buana Sains, 17(1),75. https://doi.org/10.33366/bs.v17i1.580

Jooet, G. J., Kim, Y.M., Lee, K. I. J., Song, S., Rhee, I. K. 2004. Growth promotion of red pepper seedlings and the production of gibberellins by Bacillus cereus, Bacillus macroides, Bacillus pumilus. Biotechnol. Letters. 26: 487-491.

Jumin, H.B. 2002. Agronomi. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Lindung. 2014. Teknologi Pembuatan dan Aplikasi Bakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman (PGPR) dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) [Online].

Leiwakabassy, 1998. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

McMillan, S. 2007. Promoting Growth with PGPR. Soil Foodweb. Canada Ltd. Soil Biology Laboratory and Learning Centre.

Permatasari, A.D. dan Nurhidayati, T. 2014. Pengaruh inokulan bakteri penambat nitrogen, bakteri pelarut fosfat dan mikoriza asal Desa Condo, Lumajang, Jawa Timur terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit. Jurnal Sains dan Seni Pomits 3(2): 44-48.

Riwandi., Merakati, Handajaningsih., Hasanudin. 2014. Teknik Budidaya Jagung dengan Sistem Organik di Lahan Marjinal. Bengkulu: UNIB Press.

Spaepen, S., & Vanderleyden, J. (2011). Auxin and plant-microbe interactions. Cold Spring Harbor Perspectives in Biology, 3(4), 1–13. https://doi.org/10.1101/cshperspect.a001438

Suhaeni, N. 2010. Petunjukan Praktis Menanam Kentang. Bandung: Nuansa.

Tarigan, J. E. (2013). Seleksi Bakteri Penambat Nitrogen Dan Penghasil Hormon Iaa (Indole Acetic Acid) Dari Rizosfer Tanah Perkebunan Kedelai (Glycine Max L.). Saintia Biologi, 1(2), 42–48.

Tohari. 2018. Aspek Dasar Agronomi Berkelanjutan. Yogyakarta: UGM Press

Thakuria, Dn, C. Talukdar, C. Goswami, S. Hazarika, R.C. Boro, dan M.R. Khan. 2004. Characterization And Screening Of Bacteria From Rhizosphere Of Rice Grown In Acidic Soils Of Assam. Current Sci 86: 978-985.

Widawati S dan A Muharam. 2012. Uji Laboratorium Azospirillum sp. yang Diisolasi dari Beberapa Ekosistem. Journal Hortikultura 22 (3), 258-267.

Downloads

Published

2025-01-20

Issue

Section

Articles