PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI BIOCHAR TKKS DAN KOMPOS PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K TANAH SERTA PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH ENTISOL

Authors

  • Wawa Sutaemi Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.
  • Urai Suci Yulies Vitri Indrawati Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.
  • Feira Budiarsyah Arief Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura. Pontianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.88311

Keywords:

Ketersediaan Hara, Pupuk Organik, Tanah Entisol

Abstract

Tanah Entisol adalah tanah yang berasal dari endapan Alluvial atau kolovial muda dengan perkembangan profil lemah. Tanah Entisol di Kalimantan Barat tersebar cukup luas sehingga berpotensi cukup baik untuk mengembangkan tanaman cabai rawit, akan tetapi dalam pemanfaatannya memiliki kendala kesuburan tanah. Upaya perbaikan dapat dilakukan dengan pemberian pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi biochar TKKS dan kompos pupuk kandang ayam terhadap ketersediaan hara N, P, K serta pertumbuhan tanaman cabai rawit pada tanah Entisol. Rancangan yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 kombinasi perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 24 polybag (tanaman). Kombinasi perlakuan terdiri dari B0(Tanpa Perlakuan), B1(250 gram biochar TKKS+250 gram kompos pukan ayam), B2(500 gram biochar TKKS+500 gram kompos pukan ayam), B3(750 gram biochar TKKS+750 gram kompos pukan ayam), B4(1000 gram biochar TKKS+1000 gram kompos pukan ayam), B5(1250 gram biochar TKKS+1250 gram kompos pukan ayam). Hasil penelitian diperoleh kombinasi perlakuan biochar TKKS dan kompos pukan ayam berpengaruh nyata terhadap hampir semua parameter penelitian kecuali pH tanah. Perlakuan B4 merupakan kombinasi perlakuan yang dapat meningkatkan pH tanah sebesar 0,30%, C-organik tanah sebesar 21%, P-tersedia tanah sebesar 349%, K-dd tanah sebesar 85%, dan tinggi tanaman sebesar 62%.

References

Andrayani, K. (2022). Pengaruh Pemberian Bahan Organik Terhadap Hasil Pada Beberapa Varietas Ubi Jalar Pada Tanah Alluvial. Jurnal Patani: Pengembangan Teknologi Pertanian Dan Informatika, 5(2), 11–16.

Aryanto, A., Triadiati dan Sugiyanta. 2015. Pertumbuhan dan Produksi Padi Sawah dan Gogo dengan Pemberian Pupuk Hayati Berbasis Bakteri Pemacu Tumbuh di Tanah Masam. Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI),20 (3): 229235.

Brown, T.T., R.T. Koening, D.R. Huggins, J.B. Harsh, dan R.E. Rossi. 2007. Lime effect on soil acidity, crop yield, and aluminium chemistry in direct-seeded cropping system. Soil Sci. Soc. Am. J. 72:634-640.

Firnia, D. (2018). Dinamika unsur fosfor pada tiap horison profil tanah masam. Jurnal Agroekoteknologi, 10(1).

Gruba, P., J. Mulder. 2008. Relationship between Aluminum in Soils and Soil Water in Mineral Horizons of a Range of Acid Forest Soils. Soil Science Soc. Amer. J. 72: 1150-1157.

Hakim, N. (2005). Pengelolaan Kesuburan Tanah Masam dengan Teknologi Pengapuran Terpadu. Andalas University Press.

Hardjowigeno, S. 2013. Ilmu Tanah. CV. Akademika Pressindo. Jakarta

Indrawati, U. S. Y. V., Herawatiningsih, R., & Kurniati, D. (2023). Effect of Combination of Biochar Tankos and Urea-enriched Chicken Manure (BIOCHIKE+) On Growth Oil Palm Seedling. Indian Journal Of Agricultural Research, Of. https://doi.org/10.18805/IJARe.AF-761.

Indrawati, U. S. Y. V., Ma’as, A., Utami, N. H., & Hanuddin, E. (2018). Characteristics of Three Biochar Types with Different Pyrolysis Time as Ameliorant of Peat Soil. Indian Journal Of Agricultural Research, 51(05). https://doi.org/10.18805/IJARe.A-274.

Kalay, A. M., Sesa, A., Siregar, A., & Talahaturuson, A. (2020). Efek aplikasi pupuk hayati terhadap populasi mikroba dan ketersediaan unsur hara makro pada tanah entisol. Agrologia, 8(2), 360269.

Litbang Penelitian Tanah (LPT).1983. Kriteria Penilian Sifat Kimia Tanah. Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian: Bogor.

Mateus, R., Lenny, M., D. Kantur. 2017. Utilization of corn stover and pruned gliricidia sepium biochars as soil conditioner to improve carbon sequestration, soil nutrients and maize productuin at dry land farming in timor, Indonesia. International journal of agronomy and agricultural research (IJAAR).

Mansyur, N. I., Pudjiwati, E. H., & Murtilaksono, A. (2021). Pupuk dan pemupukan. Syiah Kuala University Press.

Mukhlis., Sariffudin dan H. Hanum. 2011. Kimia Tanah Teori dan Aplikasi. Universitas Sumatera Utara Press. Medan

Prabowo, R. (2008). Kajian Biopestisida dan Pupuk Hayati Dalam Mendukung Pengelolaan Tanaman Tomat Secara Terpadu. Jurnal Mediagro. VOL.4. NO.1, 2008: HAL: 81-88.

Putri, V. I. dan Hidayat, B., 2017. Pemberian Beberapa Jenis Biochar untuk Memperbaiki Sifat Kimia Tanah Ultisol dan Pertumbuhan Tanaman Jagung. Jurnal Online Agroekoteknologi, 5(4): 824-828.

Rondon M, Lehmann J, Ramirez J, Hurtado M (2007) Biological nitrogen fixation by common beans (Phaseolus vulgaris L.) increases with bio-char additions. Biol Fert Soils 43:699–708.

Samson, O. A., Sasli, I., & Abdurrahman, T. (2023). Tanggap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Rawit Terhadap Pengaplikasian Kapur Dolomit dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Welcome, 25(4), 3576-3585.

Sipahutar, A. H., Marbun, P., & Fauzi, F. (2014). Kajian C-Organik, N dan P Humitropepts pada ketinggian tempat yang berbeda di Kecamatan Lintong Nihuta. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(4), 100824.

Siswanto, B. (2019). Sebaran Unsur Hara N, P, K dan pH dalam Tanah. Buana Sains, 18(2), 109–124.

Syukur, M., Sujipriati, S., Koswara, J., & Widodo. 2007. Pewarisan Ketahanan Cabai (Capsicum annum L.) terhadap Antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum acutatum. Bul. Agronomi, 35, 112- 117. IPB.

Tan, H. K. 1990. Dasar –Dasar Kimia Tanah. Yogyakarta: Gajah Mada Universitas press Yogyakarta.

Trisnawati, A. (2022). Analisis Status Kesuburan Tanah Pada Kebun Petani Desa Ladogahar Kecamatan Nita Kabupaten Sikka. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 1(2), 68-80.

Tufaila M, Alam S. 2013. Perakitan pupuk alam berbasis sumberdaya lokal untuk meningkatkan efisiensi pemupukan p dan k serta hasil kedelai di tanah masam. J. Agroteknos 3(3):152-162

Ulinnuha, Z., & Syarifah, R. N. K. (2021). Insidensi Penyakit Daun Keriting Kuning Beberapa Varietas Cabai pada Berbagai Tingkat Toleransi terhadap Intensitas Cahaya Rendah. AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences, 3(2), 78-89.

Verdiana, M.A., Thamrin, H. dan Sumarni, T. 2016. Pengaruh dosis biochar sekam padi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Jurnal Produksi Tanaman 4(8): 611-616.

Wahidah, B. F., & Achmad, C. A. (2020). Ilmu Hara. Alinea Media Dipantara.

Downloads

Published

2025-08-28

Issue

Section

Articles