KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI LIANG TEH PONTIANAK DENGAN PENAMBAHAN DAUN PEGAGAN(Centella asiatica L.Urban)

Authors

  • misnawati misnawati tanjungpura university

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v4i1.8920

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bobot daun pegagan (Centella asiatica L.Urban) yang optimum berdasarkan karakteristik fisikokimia dan sensori pada pembuatan liang teh Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri satu faktor perlakuan yaitu bobot daun pegagan (Centella asiatica L.Urban) sebanyak 7 taraf terdiri dari kandungan 0 g, 10 g, 20 g, 30 g, 40 g, 50 g, dan 60 g per 1000 ml air diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan meliputi vitamin C, pH, total asam, total padatan terlarut dan uji sensori, jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Uji sensori menggunakan metode Kruskal-Wallis selanjutnya untuk mendapatkan perlakuan terbaik dilakukan uji indeks efektifitas. Hasil penelitian menunjukkan pembuatan liang teh dengan kandungan daun pegagan(Centella asiatica L.Urban) yang optimum ialah dengan bobot daun pegagan (Centella asiatica L.Urban) 40 g. Liang teh yang dihasilkan memiliki karakteristik fisikokimia; vitamin C 18,04 mg/100 g; total asam 1,12 %; pH 7,40 ; total padatan terlarut 6,35 Ëšbrix dan karakteristik sensori adalah aroma 3,36 (agak wangi); kekeruhan 3,96 (tidak keruh); warna 3,48 (merah kecoklatan); kekelatan 3,04 (agak kelat); dan kesukaan 3,24 (agak suka).

Kata kunci : daun pegagan, fisikokimia, karakteristik, liang teh, sensori

Published

2023-03-13

Issue

Section

Articles