PENGARUH PEMBERIAN ARANG SEKAM PADI DAN PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA DI TANAH PODSOLIK MERAH KUNING
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.89268Keywords:
Guano Fertilizer, Okra, Podzolic Red Yellow, Rice Husk Charcoal.Abstract
Okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) merupakan salah satu tanaman sayuran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dan nutrisi manusia. Tanah podsolik merah kuning (PMK) sebagai media tumbuh okra dihadapkan pada beberapa kendala diantaranya kandungan bahan organik rendah, strukturnya pejal, pH rendah, serta unsur hara rendah. Upaya dalam mengatasi permasalahan tanah tersebut adalah dengan menambahkan arang sekam padi dan pupuk guano, arang sekam padi bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik tanah, pupuk guano bertujuan untuk menyediakan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik dan mengetahui interaksi dari pemberian arang sekam padi dan pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra di tanah podsolik merah kuning. Penelitian dilaksanakan di lahan Asrama Mahasiswa Bengkayang, Bansir Darat, Pontianak Tenggara dan dilaksanakan pada bulan april-juni 2024. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah arang sekam padi (a) yang terdiri dari 3 taraf a1= 5 ton/ha, a2= 10 ton/ha, a3= 15 ton/ha dan faktor kedua pupuk guano (g) yang terdiri dari 3 taraf g1= 5 ton/ha, g2= 10 ton/ha, g3= 15 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian arang sekam padi dan pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra di tanah podsolik merah kuning. Arang sekam padi dosis 15 ton/ha merupakan dosis terbaik variabel jumlah cabang dan pupuk guano 15 ton/ha merupakan dosis terbaik variabel tinggi tanaman, diameter batang, volume akar, berat kering, jumlah cabang dan jumlah buah.
References
Badan Pusat Statistik. 2019. Kalimatan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Pontianak, Kalimantan Barat.
Chandra, D. 2022. Pengaruh Pemberian Bochar Sekam Padi terhadap Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) pada Tanah Ultisol. Green Swarnadwipa: Jurnal Pembangunan Ilmu Pertanian, 11(3), 368-374.
Hanafiah, K.A. 2007. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Buku Raja Grafindo Persada. Jakarta. Hlm 358.
Margarettha. 2013. Studi Biologi Tanah dalam Penerapan Beberapa Teknik Pengolahan Tanah dan Sistem Pertanaman Pada Ultisol. Jurnal Agronomi. 8(2):117-120.
Meity, Polli. 2012. Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea Mays Saccharata. L.) Pada Beberapa Dosis Pupuk Organik. Eugenia. Vol. 18, No. 1.
Putra, D. P. 2023. Respon Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum. L.) terhadap Pemberian Pupuk Guano dan SP-36 pada Tanah Andisol. Doctoral Disertation. Fakultas Pertanian, Universitas islam sumatra barat.
Rosalina, E., dan Nirwanto. Y. 2021. Pengaruh Takaran Pupuk Fosfor (P) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Tanaman Padi (Oryza sativa L.). Jurnal Media Pertanian. 6(1): 45-59
Sinaga, J. B., Anggorowati, D., dan Abdurrahan, T. 2016. Pengaruh Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator. Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura.
Supriyanto, S., dan Fiona, F. 2010. Pemanfaatan arang sekam untuk memperbaiki Pertumbuhan semai jabon (Anthocephaluscadamba (Roxb.) Miq) pada media Subsoil. Jurnal silvikultura tropika, 1(1), 24-28
Suwarno dan K. Idris. 2007. Potensi dan Kemungkinan Penggunaan Guano Secara Langsung Sebagai Pupuk Indonesia. Jurnal Tanah Dan Lingkungan. Vol. 9(1): 37-43.
Wahyudi, D., Susana, R., dan Zulfita, D. 2023. Pengaruh Arang Sekam Padi terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Pertanian Agro. 25(2), 1299-1.