PENGARUH PUPUK KANDANG SAPI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA LAHAN SULFA MASAM DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.89404Keywords:
bawang daun, budidaya jenuh air, lahan sulfat masam, pupuk kandang sapi, pupuk NPKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimal interaksi antara pupuk kandang sapi dan NPK untuk menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman bawang daun di lahan pasang surut dengan sistem budidaya jenuh air. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 kombinasi perlakuan pupuk kandang sapi (10, 15, 20 ton/ha) dan NPK (200, 350, 500 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata terhadap semua variabel tanaman, yaitu tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, berat per rumpun, volume akar, dan berat kering per rumpun. Kombinasi pupuk kandang sapi 10 ton/ha dan NPK 200 kg/ha merupakan kombinasi efektif dalam pertumbuhan dan hasil bawang daun.
References
Anggara, O, A. 2020. Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang dan Kapur Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis di Lahan Aluvial Pada Budidaya Jenuh Air. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura, Fakultas Pertanian.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2018. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka 2018. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2023. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka 2021. Pontianak: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.
Cahyono, B. 2013. Berkebun Bawang baun Budidaya Intensif Organik dan Anorganik. Depok Timur: Penerbit Pustaka Mina.
Elfianis, R. 2022. Agustus 02. Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Bawang baun. Retrieved Februari 22, 2023.
Gaspersz, V. 1991. Metode Perancangan Percobaan: untuk Ilmu-ilmu Pertanian, Ilmu-ilmu Teknik, dan Biologi. Bandung: CV. Armico.
Hasibuan, B. A. 2012. Pupuk dan Pemupukan. Medan: Fakultas Pertanian Universitas.
Karya, L., Sofyan., dan Haerul. 2024. Respon Pertumbuhan Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Kandang. J. Agrotan, 10(1 ): 28-33.
Lingga dan Marsono. 2008. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Redaksi Agromedia.
Noor, M. 2004. Lahan Rawa: Sifat dan Pengelolaan Tanah Bermasalah Sulfat Masam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Novizan. 2007. Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Depok: Agro Media Pustaka.
Nugroho K., Alkasuma, Paidi, Abdurachman, Wahyu Wahdini dan H Suhardjo. 1992. Peta Sebaran dan Kendala dan Arahan Pengembangan Lahan Pasang Surut, Rawa dan Pantai Seluruh Indonesia Skala 1 : 500.000. Bogor: Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat
Nursyamsi, D., Raihan, S., Noor, M., Anwar, K., Alwi, M., Maftuah, E., Khairullah, I., Ar-Riza, I., Simatupang, R, S., Noorginayuwati., Rina, Y. 2014. Pedoman Umum Pengelolaan Lahan Sulfat Masam Untuk Pertanian Berkelanjutan. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. 2019. Gambaran Umum Aspek Geografis Kalimantan Barat. 2019.
Rukmana. 2011. Bawang Daun. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Sabaruddin, L. 2012. Agroteknologi: Aspek-aspek Klimatik untuk Sistem Budidaya Tanaman. Bandung: Penerbit Bandung Alfabeta.
Sabiham, S. 2013. "Pembahasan Umum pada acara FGD Pengelolaan Lahan Sulfat Masam", 20 September 20 13.
Sahuri. Ghulamahdi, M. 2014. Pola serapan hara dan produksi kedelai dengan budidaya jenuh air di lahan rawa pasang surut. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2014, Palembang 26-27 September 2014. ISBN : 979-587-529-9
Saida., Haris, A., dan Rahim, S. W. 2023. Aplikasi Pupuk ZA dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.). Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(3): 358-365.
Samadi, B. 2013. Panen Untung dari Budidaya Bawang baun. Yogyakarta: Lyli Publisher
Sari, R, K., Purwaningsih., Santoso, E. 2022. Pengaruh Pupuk Hayati dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang baun Pada Tanah Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator. 12 (1).
Subagjo. 2006. "Lahan Rawa Pasang Surut". Dalam Karakteristik dan Pengelolaannya. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Lahan Pertanian, Bogor. HIm 23-98.
Sukitprapanon, T., Suddiprakarn, A., Kheoruenromne, I., Anusontpornperm., Gilkes, R, J. 2016. Perbandingan tanah sulfat asam potensial, aktif dan pasca-aktif di Thailand. Jurnal Geoderma Regional, 7 (3), 346-356.
Widjaja Adhi, I. P. G. dan T. Alihamsyah. 1998. Pengembangan lahan pasang surut : potensi, prospek dan kendala serta teknologi