RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN TERHADAP PEMBERIAN VERMIKOMPOS PADA TANAH ALUVIAL

Authors

  • Dwining Kurniasih FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK
  • Radian Radian
  • Tatang Abdurrahman

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i1.89776

Keywords:

alluvial, cucumber, vermicompost

Abstract

Upaya peningkatan produktivitas tanaman mentimun dapat dilakukan dengan pengolahan tanah sebagai media budidaya tanaman mentimun. Penggunaan tanah aluvial sebagai media budidaya tanaman mentimun di hadapkan pada kendala seperti sifat fisik tanah, usaha perbaikan sifat fisik tanah dapat dilakukan dengan pemberian vermikompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa dosis vermikompos terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan Rasau Jaya Tiga Jalan Pendidikan lama penelitian kurang lebih 3 bulan. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 taraf perlakuan. Masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 4 kali, setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu V0 = pupuk kandang 10 ton/ha, V1= 5 ton/ha, V2 = 7,5 ton/ha, V3=10 ton/ha, V4 12,5 ton/ha, V5 = 15 ton/ha. Variabel yang diamati meliputi volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah per buah, diameter buah, panjang buah, berat buah per tanaman. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa perlakuan terbaik adalah pada perlakuan vermikompos 7,5 ton/ha atau setara dengan 240 g/tanaman, berdasarkan hasil berat buah per buah dan berat buah per tanaman kualitas vermikompos hampir sama dengan kualitas pupuk kandang.

References

Afandi, F. N., Siswanto, B., Nuraini, Y. 2015. Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Bahan Organik Terhadap Sifat Kimia Tanah Pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar di Entisol Ngrangkah Pawon, Kediri. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. 2 (2), 237-244.

Ayunita, I., Mansyoer, A., Sampoerno. 2014. Uji Beberapa Dosis Vermikompos pada Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Jom Faperta, 1(2).

BPS. 2020. Kalimantan Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.

BPS. 2022. Luas Panen Sayuran dan Buah Semusim (Hektar), 2020-2022. Kalimantan Barat: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.

BPS. 2022. Produksi Tanaman sayuran dan Buah Semusim (Kuintal), 2020-2022 . Kalimantan Barat: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.

Cahyono, B. 2006. Timun. Semarang: Penerbit CV Aneka Ilmu.

Handayanto, E., Muddarisna, N., Fiqri, A. 2017. Pengelolaan Kesuburan Tanah. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Harjadi. S. 2002. Pengantar Agronomi. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Jumin, H. B. 2002. Ekologi Tanaman Suatu Pendekatan Fisiologi. Jakarta: Rajawali.

Rosliana, R., Hilman,Y., Sumarni, N. 2005. Pemupukan Posfat Alam, Pupuk Kandang Domba, dan inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun pada Tanah Masam. Hort., Vol. 16(1), 21 - 30.

Sinha, R. K., Agarwal, K., Chauhan, V., Chandran, B.K., Soni. 2010. Vermiculture Technology Reviving the Dreams of Sir Charles Darwin’s for Scientific Use of Earthworms in Sustainable Development Programs. Technology and Invesment. 155-172.

Suherman. (2014). Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi dan Konsentrasi Gandasil B Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman (Cucumis sativus L.) Skripsi. Padang: Universitas Taman Siswa Padang. Fakultas Pertanian.

Yadi, S., Karimuna, L., Sabaruddin, L. (2012). Pengaruh Pemangkasan Dan Pemberian Pupuk Organik Terhadap Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Jurnal Penelitian Agronomi. 1(2), 107-114.

Downloads

Published

2025-01-15

Issue

Section

Articles