PENGARUH LIMBAH SOLID KELAPA SAWIT DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) PADA TANAH ALUVIAL

Authors

  • Owen Saputra Michael Credo universitas tanjungpura
  • Rini Susana
  • Iwan Sasli

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.90054

Keywords:

Aluvial, Bawang merah, Limbah Solid Kelapa Sawit, NPK

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi sebagai campuran bumbu masak. Pengembangan komoditas bawang merah di Kalimantan Barat masih tergolong rendah. Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tanam bawang merah dihadapkan pada berbagai masalah sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang kurang baik. Pemberian Solid kelapa Sawit sebagai pupuk organik dapat memperbaiki sifat tanah aluvial yang pejal menjadi remah serta meningkatkan porositasnya menjadi lebih baik, adapun pemberian pupuk NPK diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman di tanah aluvial. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dosis terbaik Solid Kelapa Sawit dan NPK, serta mencari dosis interaksi Solid Kelapa Sawit dan NPK yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian ini dilakukan dari bulan September 2023 sampai November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 Faktor perlakuan. Faktor pertama pemberian solid kelapa sawit yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu s1 = 20 ton/ha, s2 = 30 ton/ha dan s3 = 40 ton/ha dan Faktor kedua yaitu pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu p1 = 200 kg/ha, p2 = 300 kg/ha dan p3 = 400 kg/ha. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi perumpun, berat segar umbi dan berat kering angin umbi perumpun. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa interaksi Solid Kelapa Sawit 30 ton/ha dan pupuk NPK 300 kg/ha memberikan hasil terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah pada tanah aluvial.

References

Asie, E. R., & Prasetya, P. 2023. Pemanfaatan Solid Kelapa Sawit Dan SP-36 Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada spodosols. Jurnal Agripeat, 24(1),1-8.

Asmara, B. 2019. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Solid dan Pemberian POC Limbah Cair Tahu Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata L). Disertasi, Fakultas Pertanian Universitas Medan.

Baharuddin, R., dan Sutriana, S. 2019. Pertumbuhan dan produksi tanaman tumpangsari cabai dengan bawang merah melalui pengaturan jarak tanam dan pemupukan NPK pada tanah gambut. Jurnal Dinamika Pertanian, 35(3): 73-80.

BPS. 2020. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.

BPS. 2022. Statistik Indonesia 2022: Badan Pusat Statistik Indonesia

BPS. 2023. Provinsi Kalimantan Barat Dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.

Irma, I., Pasigai, M. A., & Mas’ud, H. 2018. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Dosis Pupuk NPK. Agrotekbis: E-Jurnal Ilmu Pertanian, 6(1): 18-26.

Lestari, R. H. S., dan Palobo, F. 2019. Pengaruh Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah, Kabupaten Jayapura, Papua. Ziraa’ah Majalah Ilmiah Pertanian, 44(2): 163-169.

Munawar, A, S. 2011. Keluburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. IPB Press. Bogor.

Nadeak, D. J., Th, K. L., dan Kumolontang, W. J. 2021. Respon Pemberian Limbah Kelapa Sawit (Solid) Terhadap Tanah Marginal dengan Indikator Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L.). Jurnal COCOS,5(5):2-7.

Napitupulu, D dan L. Winarto. 2012. Pengaruh Pemberian Pupuk N dan K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascolanicum. L). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara. Medan. Jurnal Hortikultura, 20(1):27-35.

Riyanto, A. 2021. Aplikasi Pupuk Kompos Daun Ketapang dan Titonia Sebagai Bahan Organik Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Serta Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Skripsi Fakultas Pertanian. Universitas Islam Riau. Pekanbaru.

Rosliani, R., Sumarni, N. 2005. Budidaya Tanaman Sayuran dengan Teknik Hidroponik. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Sianipar, V. N. 2022. Respons Pertumbuhan Danproduksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Limbah Solid (CPO) Serta pupuk NPK Organik. Jurnal Ekoagrotrop, 1(1):1-9.

Wiratmaja, W. 2016. Pergerakan Hara Mineral Dalam Tanaman. Fakultas Pertanian Universitas Udayana: Badung.

Downloads

Published

2025-01-23

Issue

Section

Articles