KARAKTERISTIK SENSORI JIPANG BERAS MERAH-BIJI LABU DENGAN PEMANIS SUKROSA:MADU KELULUT:STEVIA
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.90334Keywords:
Granula Bar, Pemanis, SensoriAbstract
Jipang merupakan makanan ringan berbentuk granula bar yang bahan dasarnya terbuat dari beras putih atau beras ketan dengan cita rasa manis dan renyah. Madu, sukrosa, stevia, biji labu, dan beras merah digunakan dalam pembuatan produk ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan nilai indeks glikemik dan beban glikemik jipang beras merah dengan biji labu kuning (sukrosa:madu kelulut:stevia) formulasi terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan perlakuan pemanis sukrosa:madu kelulut:stevia (28:0:0), (14:14:0), (14:11,5:0,04), (14:7:0,07), (14:3,5:0,12), dan (14:0:0,14) dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan jipang beras merah-biji labu kuning dengan formulasi pemanis madu kelulut meningkatkan rasa asam dan menurunkan rasa manis, sedangkan kebalikannya untuk adanya stevia.References
Amalia I, Wulandari F.N, Wulayalin. K.A, Muna L.N. 2023. Kapsul “ BILAKU†(Biji Labu Kuning): Inovasi Agen Fitoesterogen Sebagai Alternatif Pangan Produk Pada Wanita Post Menstrual. Orosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, volume 5
Aryadnyani, N. P., Chairlan, & Inderiati, D. (2020). Pengaruh Suhu dan Waktu Pemanasan Terhadap Ketahanan Telur Ascaris lumbricoides. Meditory : The Journal of Medical Laboratory, 8(6), 40–45.
Dedin F.R, Anugerah D.P, Devi W.R. 2022. Kajian Penambahan Madu dan Pati Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) pada Snack Bar Buah Kering dan Serealia. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. (3).
Faradilah, N. Hintono, A., Pramono, Y. A. 2017. Karakteristik Permen Karamel Susu Rendah Kalori dengan Proporsi Sukrosa dan Gula Stevia (Stevia rebaudiana) yang Berbeda. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 6 (1) 2017
Fibriyanti, Y.W. 2012. Kajian kualitas kimia dan biologi beras merah (Oryza nivara) dalam beberapa pewadahan selama penyimpanan. Universitas Sebelas Maret.
Harlinah dan Haumahu C.M. 2022. Efektivitas Ekstrak Biji Labu Kuning (Cucurbita) Terhadap Kadar Hemoglobin. Malahayati Nursing Journal, Volume 4 Nomor 3
Lestari O.A, Dewi Y.S.K. 2023. Penerapan Analisis Multivariat untuk Memetakan Sifat Fisikokimia dan Mutu Glikemik Madu, Gorontalo Agriculture Technology Journal, Volume 6, No 1
Mahmud, M. K., Hermana, N. A. Zulfianto, R. R. Apriyantono, I. Ngadiarti, B. Hartati. 2009. Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI). Elex Media Komputindo. Jakarta
Manurung, S., & Tumbel, N. 2017. Pengaruh Suhu Dan Waktu Penggorengan Terhadap Mutu Keripik Nenas Penggunakan Penggorengan Vakum. Jurnal Penelitian Teknologi Industri, Vol. 9, No.1, 9-22
Melissa R, Annis C.A, Dini R.A. 2015. Daya Terima Dan Indeks Glikemik Makanan Brownies Yang Diperkaya Tepung Beras Merah Dan Kurma. Media Gizi Indonesia,Vol. 10, No. 2 hlm. 166–172
Nanda, N.Y.P., Amalia, R., .Ardhika U. 2020. Analisis Kandungan Serat Dan Uji Hedonik Pada Produk Snack Bar Tepung Beras Merah (Oryza Nivara L) Dan Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus L). Journal of Holistic and Health Sciences. Vol 4 No.2
Natalia, Rebecca. 2017. Pengaruh proporsi tepung beras merah dan tepung ubi jalar kuning terhadap sifat kimia flakes. Undergraduate thesis, Widya Mandala Chatolic University Surabaya.
Nurhayati I, Hariansyah M, dan Suharti T. 2019. Strategi Pengembangan Dan Inovasi Kue Tradisional Jipang Melalui Pembuatan Mesin Pond Hidrolik. Universitas Ibn Khaldun Bogor
Osman, M.H., Mohd, Y.B.N., Ismail, A. (2021). Glycaemic index and glycaemic load of foods and food products in Malaysia: a review. International Food Research Journal 28(2): 217 – 229
Pabesak R.V. 2013. Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata ex Poir) sebagai Peningkat Antioksidan pada Tempe. Skripsi. Salatiga. Universitas Kristen Satya Wacana
Pavlova, T., Stamatovska, V., Kalevska, T., Dimov, I., Nakov, G., 2018. Quality characteristics of honey: a review. Proceedings of University of Ruse 2018, 57(10.2),32-37.
Prasetyo, B. A., Minarti, S dan Cholis, N.2014. Perbandingan Mutu Lebah Madu Apis mellifera Berdasarkan Kandungan Gula Pereduksi dan Non Pereduksi di Kawasan Karet (Hevea brasiliensis) dan Rambutan (Nephelium lappaceum). Skripsi
Raini, M., dan A. Isnawati. 2011. Kajian: Khasiat dan keamanan Stevia sebagai pemanis pengganti gula. Media Litbang Kesehatan. 21(4): 145.
Rifqi, M., Sumantri, N. O., & Amalia, L. 2022. Kadar gula reduksi, sakarosa serta uji hedonik pada hard candy dari penambahan esktrak jagung manis, sukrosa, dan madu. Jurnal Agroindustri Halal 8(1), 75 – 85
Rimbawan, Siagian A. 2004. Indeks Glikemik Pangan. Jakarta: Swadaya;.34-40 Rohim, M., Destiarti, L., dan Zaharah, T. A. 2015. Uji Organoleptis Produk Tahu
Tersalut Kitosan (Tahu-Edible Coating Kitosan). Jurnal Kimia Khatulistiwa, 4(3).
Sidik, A. J. 2014. Perbedaan Indeks Glikemik Dan Beban Glikemik Dua Varia
Biskuit. Skripsi. Jbatangta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Syam A., Zainal, Kurniati Y. 2019. Biji Labu Kuning yang Menyehatkan. Makasar: Masagena Press
Wahyuni dan Ramlah S. 2018. Perbandingan Nutrisi dan Keberterimaan Produk Jipang-Cokelat Yang Diolah Masing-Masing dari Beras Ketan Hitam dan Putih. Jurnal Industri Hasil Perkebunan Vol. 13 No. 2: 87-9