PENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR TANKOS DAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N, P, K DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI TANAH ULTISOL
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.90569Keywords:
Biochar Tankos, Kesuburan, Tanah Ultisol.Abstract
Tanah Ultisol memiliki potensi besar untuk pertanian, namun karakteristiknya yang kurang subur membatasi produktivitas tanpa pengelolaan yang tepat. Biochar mampu meningkatkan kandungan karbon tanah, retensi air, dan efisiensi hara, sementara pupuk kandang ayam memperbaiki kesuburan tanah dengan menyediakan hara makro dan mikro, meningkatkan KTK, serta mengurangi toksisitas logam berat seperti aluminium, besi, dan mangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara biochar tankos dan pupuk kandang ayam terhadap ketersediaan hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung di tanah Ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 27 polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biochar tankos meningkatkan diameter batang jagung sebesar 14,53%. Pupuk kandang ayam meningkatkan pH tanah (6,12%), K-dd (7,87%), dan P-tersedia (119,45%). Kombinasi 900 g biochar tankos dan 900 g pupuk kandang ayam (B3C3) secara signifikan meningkatkan N-total, tinggi tanaman (119,45%), dan diameter batang (23,53%). C-organik tidak menunjukkan pengaruh nyata. Hasil ini menunjukkan bahwa interaksi biochar tankos dan pupuk kandang ayam efektif meningkatkan kesuburan Ultisol dan pertumbuhan jagung.References
BPS. 2023. Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Jagung Menurut Provinsi. Jakarta : Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
Ferdinantara, K. A., & Hidayat, H. H. 2023. Analisis kelayakan usaha dan aspek keteknikan Tiller untuk usaha tani jagung di PT. Hibrida Jaya Unggul. Agrokompleks, 23(1), 38–45.
Hadi, A. M., Razali, & Fauzi. 2014. Pemetaan Status Unsur Hara Fosfor dan Kalium di Perkebunan Nanas (Ananas comosus L. Merr) Rakyat Desa Panribuan Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun. Agroteknologi , 2.
Hardjowigeno Sarwono. 2016. Klasifikasi Tanah dan Pedogenesis. Akademika Pressindo.
Hendri, P. Y., Jayadi, M., & Rismaneswati. 2019. Peningkatan Unsur Hara Fospor Tanah Ultisol Melalui Pemberian Pupuk Kandang, Kompos dan Pelet. Jurnal Ecosolum, 8(2).
Indrawati, V. Y. S. U., & Alhaddad, M. A. 2023. Pengaruh Dosis Kombinasi Biochar Tankos dan Biochar Kotoran Ayam Terhadap Efisiensi Pupuk NPK Majemuk pada Tanaman Terung Putih di Tanah Aluvial. Jurnal Pertanian Agros, 25(4), 4197–4208.
Indrawati, V. Y. S. U., Hazriani, R., & Maulidi, M. 2022. Uji Kombinasi Dosis Biochar Tankos dan Kotoran Ayam untuk Perbaikan Kesuburan Tanah Sawah. Pedontropika : Jurnal Ilmu Tanah Dan Sumber Daya Lahan, 8(2), 50.
Indrawati, V. Y. S. U., Hazriani, R., & Maulidi, M. 2022. Uji Kombinasi Dosis Biochar Tankos dan Kotoran Ayam untuk Perbaikan Kesuburan Tanah Sawah. Pedontropika : Jurnal Ilmu Tanah Dan Sumber Daya Lahan, 8(2), 50.
Indrawati, V. Y. S. U., Pramesti, F. R. A., & Sulakhudin, S. 2024. Pengaruh Pemberian Biochar Tankos dan Biochar Kotoran Ayam Terhadap Ketersediaan Unsur Hara NPK dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) di Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 13(1), 14. https://doi.org/10.26418/jspe.v13i1.70234
Karo, K. A., Lubis, A., & Fauzi. 2017. Perubahan Beberapa Sifat Kimia Tanah Ultisol Akibat Pemberian Beberapa Pupuk Organik dan Waktu Inkubasi. 5(2), 277–283.
Maghdalena, D. W. M., & Lantang, B. 2017. Pelatihan Pembuatan Biochar dari Limbah Sekam Padi Menggunakan Metode Retort Kiln. Agrokreatif, 3(2).
Minarti, M., Ginting, S., Rembon, F. S., Darwis, Resman, R., & Namriah, N. 2023. Pengaruh Pemberian Biochar Arang dan Pupuk Kandang Ayam terhadap pH, Ktk, C, K Tanah dan Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsium Annum L.) pada Tanah Ultisol. Journal of Agriculture Adn Technology, 1(02).
Nurida, L. N. 2014. Potensi Pemanfaatan Biochar untuk Rehabilitasi Lahan Kering di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 57–68.
Pane, N. K., Walida, H., Saragih, Y. H. S., & Dalimunthe, B. A. 2023. Analisis Karakteristik Sifat Biologi Tanah Ultisol Setelah di Inkubasi Dengan Kompos Limbah Buah dan Sayuran. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan, 11(2), 21418.
Puspadewi, S., Sutari, W., & Kusumiyati. 2016. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) dan Dosis Pupuk N, P, K Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. var Rugosa Bonaf) Kultivar Talenta. Jurnal Kultivasi, 15(3).
Safitri, A., Ginting, S., & Anas, A. A. 2022. Perubahan Beberapa Sifat Kimia Tanah Pesisir dan Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) yang Diberi Pupuk Kandang Ayam. Jurnal Agroteknos , 12(3), 110–117.
Saijo. 2023. Peningkatan Produktivitas Jagung Manis dengan Perlakuan Kapur Dolomit dan Pupuk Kandang Sapi. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(1), 17–23.
Sari, R., & Yusmah, R. A. 2023. Penentuan C-Organik PadaTanah Untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman dan Keberlanjutan Umur Tanaman dengan Metoda Spektrofotometri UV VIS. Jurnal Teknologi Pertanian, 12(1).
Sebayang, M. A., Damanik, B. Madjid. M., & Lubis, S. K. 2015. Aplikasi Pupuk KCl dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Ketersediaan dan Serapan Kalium Serta Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.) Pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala. Jurnal Online Agroteknologi, 3(3), 870–875.
Tarigan, D., Atria, & Nelvia. 2020. Pengaruh Pemberian Biochar Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays sacharrat L.) di Tanah Ultisol. Jur. Agroekotek, 12(1), 23–37.
Trisnadewi, A. A. A. S., Susila, T. G. O., & Wijana, I. W. 2012. Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Pastura, 1(2), 52–55.