INOVASI NORI MENGGUNAKAN RUMPUT LAUT (SARGASSUM SP.) DAN DAUN SINGKONG (MANIHOT UTILISSIMA)
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.90783Keywords:
Daun Singkong, Nori, Rumput Laut Sargassum sp.Abstract
Nori merupakan makanan tradisional Jepang berbentuk lembaran tipis, berwarna hijau kehitaman, dikarenakan terdapat kandungan klorofil dan phycobilin dari rumput laut Porphyra . Rumput laut porphyra tidak tumbuh di Indonesia, oleh karena itu perlunya inovasi menggunakan rumput laut Sargassum sp. Perbandingan antara rumput laut dan daun singkong diperlukan untuk memperbaiki warna nori dan meningkatkan nilai ekonomisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi bubur rumput laut Sargassum sp. dengan penambahan bubur daun singkong yang menghasilkan karakteristik fisikokimia nori rumput laut yang terbaik. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan faktor perlakuan yaitu konsentrasi rumput laut dan daun singkong yang terdiri 5 taraf perlakuan dan jumlah ulangan sebanyak 4 kali. Mengenai perlakuan rumput laut : daun singkong (40:60, 50:50, 60:40, 70:30, 80:20). Data yang diperoleh akan dianalisis dengan indeks efektivitas (De Garmo) untuk mendapatkan formula terbaik. Hasil nori terbaik diperoleh pada formulasi rumput laut dan daun singkong (80:20) dengan nilai kadar air 12,99%, kadar abu 22,47%, serat kasar 20,79%, warna lightness 14,89%, chrome 2,25%, hue 63,36%.References
Aulia, A., Munandar, A., & Surilayani, D. (2021). Optimalisasi Formulasi Nori Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii Dengan Daun Singkong (Manihot Utilisima). Media Teknologi Hasil Perikanan, 9 (2), 51.
Asmediana, A., Hastuti, P., & Supriyadi. (2017). Perubahan Komponen Rasa Gurih Dalam Cabuk Yang Mengalami Penyimpanan Dan Pemanasan Berulang. Agroindustrial Technology Journal, 1(1), 1-9.
Ayu Wulandari Setyobudi, D., Suhartatik, N., & Mustofa, A. (2022). Aktivitas Antioksidan Nori Rumput Laut Hijau (Ulva Lactuca) Dengan Substitusi Daun Kelor (Moringa Oleifera) Dan Variasi Suhu Pengeringan. Jitipari (Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Industri Pangan Unisri), 7(2), 181–188.
Chamidah, A. (2020). Aonori Yang Diperkaya Spirulina Dan Ekstrak Sargassum Sp. Sebagai Pangan Fungsional. Jfmr-Journal Of Fisheries And Marine Research, 4 (1), 78–86.
Faris, A., Liviawaty, E., Andriani, Y., & Affrianto, E. (2019). Nori Level Of Preference With Mixed Sargassum Sp. And Eucheuma Spinosum Seaweed As Raw Material. Asian Food Science Journal, 11(2), 1–9.
Fauzi, R. A., Widyasanti, A., Dwiratna, S., Perwitasari, N., & Nurhasanah, S. (2022). Optimasi Proses Pengeringan Terhadap Aktivitas Antioksidan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Menggunakan Metode Respon Permukaan. Jurnal Teknologi Pertanian, 23(1), 9–22.
Ihsan, F. (2016). Pembuatan Nori Dengan Pemanfaatan Kolang-Kaling Sebagai Bahan Substitusi Rumput Laut Jenis Eucheuma Cottoni. Skripsi, 1–76.
Indriyani, R., & Subekti. (2017). Kajian Pembuatan Nori Dari Kombinasi Daun Singkong (Manihot Esculenta) Dan Rumput Laut (Eucheuma Cottonii). Seminar Nasional Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (Patpi) Bandar Lampung, 10-11 Oktober 2017 “Peran Ahli Teknologi Pangan Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional,†392–403.
Kahi, E. R. (2021). Karakteristik Fisiko Kimia Nori Berbahan Dasar Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii Dan Daun Kelor Moringa Oleifer L. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 6(1), 39.
Kurniawati, P. (2017). Hasil Dan Pembahasan. Universitas Nusantara Pgri Kediri, 01, 1–7.
Lalopua, V. M. N. (2017). Karakteristik Nori Tiruan Menggunakan Bahan Baku Alga Hypnea Saidana Dan Ulva Conglubata Dari Perairan Maluku. Majalah Biam, 13(2), 33.
Lalopua, V. M. N. (2018). Karakteristik Nori Rumput Laut Merah Hypnea Saidana Menggunakan Metode Pembuatan Berbeda Dengan Penjemuran Matahar. Majalah Biam, 14(1), 28.
Luthfiyana, N., Nurjanah, Nurilmala, Anwar, M. E., Hidayat, T., (2016).Rasio Bubur Rumput Laut Eucheuma Cottonii Dan Sargassum Sp. Sebagai Formula Krim Tabir Surya. JPHPI 2016, Volume 19 Nomor 3, 183–195.
Muhtar, N. I., Rejeki, S., Perikanan, T. H., Tenggara, S., Pertanian, F., Halu, U., & Tenggara, S. (2019). Analisis Sensori, Antioksidan Dan Kandungan Serat Minuman Fungsional Rumput Laut Eucheuma Spinosum Dengan Penambahan Rumput Laut Sargassum sp .2(2).
Sormin, R. B. (2011). Komposisi Kimia dan Potensi Bioaktif Sayur Laut (Porphyra sp). Seminar Nasional Pengembangan Pulau-Pulau Kecil Dari Aspek Perikanan Kelautan Dan Pertanian, 77–85.
Subeki. (2018). Kajian Formulasi Daun Singkong (Manihot esculenta) dan Rumput Laut (Eucheuma cottonii) Terhadap Sifat Sensor dan Kimia Nori Formulation Against Sensory and Chemical Proper. Prosiding Seminar, 357–365.
Teddy, S. (2009). Pembuatan Nori Secara Tradisional dari Rumput Laut Jenis Glacilaria sp. [Skripsi]. Bogor. (ID): Institut Pertanian Bogor.
Valentine, G., Sumardianto, & Wijayanti, I. (2020). Karakteristik Nori dari Campuran Rumput Laut Ulva lactuca dan Gelidium sp. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 23(2), 295–302.
Wulansari, A., Dewi, E. K., Andriani, R., & Rasulu, H. (2022). Karakteristik Kimia, Organoleptik, dan Aktifitas Antioksidan Nori Tiruan Berbahan Dasar Ptilophora Pinnatifida Dengan Variasi Penambahan Daun Kelor. Jurnal Agribisnis Perikanan, 15(1), 76–83.
Zakaria, F. R., Priosoeryanto, B. P., Erniati, E., & Sajida, S. (2017). Karakteristik Nori Dari Campuran Rumput Laut Ulva Lactuca Dan Eucheuma cottonii. Jurnal Pascapanen Dan Bioteknologi Kelautan Dan Perikanan, 12(1), 23