PENGARUH PEMBERIAN LUMPUR MERAH DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL LOBAK PADA TANAH PMK

Authors

  • Randa Randa Tanjungpura University
  • Agus Ruliyansyah
  • Rita Kurnia Apindiati

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i3.91059

Keywords:

Lobal, Lumpur Merah, PMK, Pupuk Kandang sapi

Abstract

Peningkatan produksi lobak dengan perluasan dengan memanfaatkan tanah podsolik merah kuning (PMK) dihadapkan pada beberapa masalah yakni sifat fisik tanah yang buruk dan produktivitas rendah. Tanah PMK memiliki kejenuhan basa rendah dan bereaksi masam, sedikit akan kandungan hara dan bahan organik. Upaya untuk meningkatkan pH tanah PMK yang bersifat masam adalah dengan cara pemberian lumpur merah yang merupakan limbah hasil tambang bauksit yang memiliki pH 10-14 sehingga dapat dimanfaatkan untuk menaikkan pH tanah PMK serta pemberian pupuk kandang sapi yang dapat memperbaiki sifat fisik tanah PMK agar menjadi gembur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimal pemberian lumpur merah dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil lobak pada tanah PMK. Penelitian dilakukan lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dari bulan Maret sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu lumpur merah dengan 3 taraf perlakuan (1 ton/ha, 2 ton/ha, 3 ton/ha) dan faktor kedua yaitu pupuk kandang sapi dengan 3 taraf (20 ton/ha, 30 ton/ha, 40 ton/ha). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), berat basah tanaman (g), berat umbi (g), diameter umbi (cm) dan panjang umbi (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian lumpur merah sebanyak 1 ton/ha dan pupuk kandang sapi 30 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman umbi lobak pada tanah PMK.

References

Apriliani, I. N. 2022. Pengaruh kalium pada pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman ubi jalar (Ipomea batatas L). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 2(5):148-157.

Aryani, R. D., Basuki, I. F., Budisantoso, I., dan Widyastuti, A. 2022. Pengaruh Ketinggian Tempat terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanam Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.). Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences, 6(2):202-211.

Badan Pusat Statistik. 2021. Produksi Tanaman Sayuran. Jakarta. Gaspersz, V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Bandung: Armico

Lakitan, B. 2010. Dasar Dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Press. Jakarta.

Latarang, B. dan A. Syakur. 2006. Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang. Jurnal Agroland. 13(3):265–269.

Mutini, M., dan Susana, R. Pertumbuhan dan Hasil Lobak Putih Terhadap Pemberian Kombinasi Pupuk NPK dan Poc Kulit Pisang Pada Tanah Aluvual. Jurnal Sains Pertanian Equator, 11(4):209-215.

Nurwati, Andri dan Sudjudi. 2002. Hasil Penelitian Status Hara P dan K di Lahan Sawah Irigasi Kabupaten Bima. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Barat.

Prasetyo BH, dan Suriadikarta DA. 2006. Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering Di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. 25(2):39-47.

Rukmana, 1995. Budidaya Lobak. Aksi Agari Kanisius. Yogyakarta.

Santoso, B. 2006. Pemberdayaan lahan podsolik merah kuning dengan tanaman rosela (Hibiscus sabdariffa L.) di Kalimantan Selatan. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 5(1), 1-12.

Siswanto, B. 2019. Sebaran unsur hara N, P, K dan pH dalam tanah. Jurnal Buana Sains. 18(2):109-124.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Petanian Organik: Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit Kanisius. Jakarta. 126p.

Tristiana, Y., dan Parlinah, L. 2017. Pengaruh Takaran Bokashi Fly Ash Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Baby Lobak (Raphanus sativus L) Var. Greenbow. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 3(2):59-65.

Downloads

Published

2025-03-19

Issue

Section

Articles