PENGARUH POC DAUN KELOR DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS BUNGA PADA TANAH ALUVIAL

Authors

  • Irene Marchenalia Br. Simanjuntak Dept. Agrotechnology, Faculty of Argriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Wasian Syaifudin Dept. Agrotechnology, Faculty of Argriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Radian Radian Dept. Agrotechnology, Faculty of Argriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i3.91352

Keywords:

Alluvial, cauliflower, LOF moringa leaf, NPK

Abstract

Pemanfaatan tanah aluvial sebagai media tumbuh tanaman kubis bunga dihadapkan pada berbagai kendala, yaitu sifat fisik, kimia dan biologi sehingga tidak mendukung untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman khususnya kubis bunga. Penggunaan pupuk organik diharapkan dapat berfungsi sebagai penyedia unsur hara makro dan mikro yang diperoleh dari unsur-unsur organik hayati dan nabati serta diperkaya dengan mikroba, hormon, enzim, yang dibutuhkan oleh tanaman mulai dari   pertumbuhan vegetatif hingga generatif, serta dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman, dan ramah lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Asrama Mahasiswa Kab. Bengkayang yang beralamat di Jl. Sepakat 2 Ujung, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dan berlangsung selama 3 bulan mulai dari 13 April 2024 hingga 19 Juni 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 (dua) faktor yaitu faktor pertama konsentrasi POC daun kelor (K) dan faktor kedua pupuk NPK (P) yang masing-masing terdiri dari 3 perlakuan. Banyaknya ulangan 3 (tiga) dan 4 (empat) unit sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah : k1 = POC daun kelor 60 mL/L, k2 = POC daun kelor 120 mL/L, k3 = POC daun kelor 180 mL/L dan   p1 = 5 g/tanaman setara 200 kg/ha, p2 = 7,5 g/tanaman setara 300 kg/ha, p3 = 10 g/tanaman setara 400 kg/ha. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai), diameter batang (mm), waktu berbunga (HST), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), diameter krop (cm), dan berat segar krop (g). Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi dari pemberian perlakuan POC daun kelor dan NPK pada pertumbuhan kubis bunga, yaitu pada variabel pengamatan berat kering tanaman.

References

BMKG. 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. URL: https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraancuaca.bmkg?Kec=Pontianak_Tenggara&kab=Kota_Pontianak&Prov=Kalimantan_Barat&AreaID=5011677 (di akses pada tanggal 13 April 2024).

BPS. 2016. Provinsi Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak : Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat.

BPS. Produksi Tanaman Sayuran (2022). Diakses pada 9 November 2023. https://www.bps.go.id/indicator/55/61/1/produksi-tanaman-sayuran.html.

Firmansyah, I. dan Liferdi L. 2017.Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk N, P, dan K terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.). J. Hort. Vol. 27 No. 1.

Kartika, RD. 2013. Pengaruh Pupuk Organik Cair Daun Kelor (Moringa oleifera) terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakchoy (Brassica rapa L) Yang Ditanam secara Hidroponik dan Sumbangannya pada Pembelajaran Biologi SMA. Skripsi. Palembang: Universitas Sriwijaya.

Krisnadi, A Dudi. 2015. Kelor Super Nutrisi. Blora: Pusat Informasi dan Pengembangan Tanaman Kelor Indonesia.

Nurdin. 2011. Penggunaan Lahan Kering di Das Limboto Provinsi Gorontalo untuk Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Litbang Pertanian 30(3): 98 –107.

Ratnasari, S. (2022). Efektifitas Kombinasi Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Sabut Kelapa Sebagai Pupuk Organik Cair Terhadap Hasil Tomat (Solanum lycopersicum). Agriland Jurnal Ilmu Pertanian, 10(1), 26-27. https://doi.org/10.30743/agr.v10i1.5208.

Rukmana, R. 1994. Budidaya kubis bunga dan brokoli. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

Samadi. B. (2017). Buku Terlengkap Budidaya Kubis Krop. Putra kemang.Jakarta.

Sunarti, F. Aryani dan D. Ranti. 2015. Pengaruh Komposisi Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. Botrytis L.) Dataran Rendah. Jurnal Agroaqua Universitas Prof. Dr. Hazairin SH 12 (2): 133-142.

Downloads

Published

2025-04-08

Issue

Section

Articles