TINGKAT KINERJA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP

Authors

  • Endah Melisarah Universitas Tanjungpura
  • Dewi Kurniati Universitas Tanjungpura
  • Siti Sawerah Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i2.91442

Keywords:

Kelas Belajar, Kelembagaan, Kelompok Tani, Unit Produksi, Wahana Kerjasama

Abstract

Kelompok tani merupakan organisasi penting dalam meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani. Namun, di Kecamatan Sungai Kakap, meskipun jumlah kelompok tani meningkat, kualitas kelembagaan masih menjadi kendala utama, yang tercermin dari penurunan produksi padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kinerja kelompok tani di salah satu Desa yang berada di Kecamatan Sungai Kakap yaitu Desa Parit Keladi. Pengumpulan data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara kuesioner dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Kemudian data tersebut diolah menggunakan kelas interval untuk mengukur tingkat kinerja berada pada kategori tinggi, sedang, atau rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kinerja kelompok tani di Kecamatan Sungai Kakap berada pada kategori tinggi. Fungsi kelas belajar dan wahana kerjasama menunjukkan kinerja yang baik, sementara unit produksi masih perlu dioptimalkan. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusivmemberikan model analisis kinerja kelompok tani yang komprehensif dan rekomendasi praktis untuk penguatan kelembagaan sehingga dapat diterapkan di wilayah lain dengan kondisi serupa.

References

Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kubu Raya. (2023). Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan Kabupaten Kubu Raya (P. 17).

Faqih, A. (2014). Peranan Penyuluh Pertanian Lapangan (Ppl) Dalam Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Terhadap Kinerja Kelompok Tani. Agrijati, 26(1), 41–60.

Hasmi Apriliana, N., & Haq, N. (2021). Koordinasi Pemerintah Desa Dalam Upaya Pemberdayaan Kelompok Tani Di Desa Bontomarannu Kabupaten Gowa. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (Kimap), 2(2), 694–710. Https://Journal.Unismuh.Ac.Id/Index.Php/Kimap/Index

Lydie, A. H., & Kusumo, R. A. B. (2023). Analisis Dinamika Organisasi Di Kelompok Tani Budi Rahayu. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, 1, 303–319. File:///C:/Users/Acer/Downloads/53474-205608-1-Sm (6).Pdf

Mathis, R. L. &, & Jackson John H. (2006). Human Resource Management : Manajemen Sumber Daya Manusia (10th Ed.). Salemba Empat.

Permentan. (2016). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 67/Permentan/Sm.050/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani. August.

Prawirosentono, S. (1992). Kebijakan Kinerja Karyawan Edisi Pertama. Bpfe.

Ruhimat, I. S. (2021). Farmer Groups Strengthening Strategyof Agroforestry Farming:The Case Of Farmer Groups In Sodonghilir Ditsrict - Tasikmalaya. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 18(1), 27–43. Https://Doi.Org/10.20886/Jpsek.2021.18.1.27-43

Sriati, Rismarini, & Yunita. (2022). Kinerja Gabungan Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Karet Di Kecamatan Banyuasin Iii , Kabupaten Banyuasin , Provinsi Sumatra Selatan The Performance Of Combinated Farmer Groups In Increasing The Income Of Rubber Farmers In Banyuasin Iii D. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 1–11.

Sudjana. (2013). Metode Statistika. Tarsito.

Sulaiman, A. A., Simatupang, P., Las, I., Jamal, E., Hermanto, Kariyasa, I. K., Syahyuti, Sumaryanto, S., Suwandi, & Subagyono, K. (2017). Indonesia’s Self-Sufficiency Success Became The World Food Supplier 2045. In Ministry Of Agriculture, Republic Of Indonesia. Sekretariat Jenderal Kementrian Pertanian Ri.

Yuniati, S., Susilo, D., & Albayumi, F. (2017). Penguatan Kelembagaan Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Petani Tebu. Prosiding Seminar Nasional Dan Call For Paper Ekonomi Dan Bisnis (Snaper-Ebis 2017), 2017(2016), 498–505.

Downloads

Published

2025-03-12

Issue

Section

Articles