PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH KULIT PISANG DAN WAKTU PEMANGKASAN PUCUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL GAMBAS PADA TANAH GAMBUT

Authors

  • Ahla Wardiah Dept. Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Henny Sulistyowati Dept. Plantation Plant Cultivation, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Dwi Zulfita Dept. Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.91968

Keywords:

Gambas, Pupuk Organik Cair Kulit Pisang, Tanah Gambut, Waktu Pemangkasan Pucuk

Abstract

Gambas merupakan tanaman merambat familia Cucurbitaceae. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh dihadapkan kendala antara lain pH yang rendah dan kurang tersedianya unsur hara. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan POC kulit pisang dan melakukan pemangkasan pucuk untuk menunjang kebutuhan unsur hara tanaman dan efisiensi pertumbuhan tanaman agar merata. Penelitian dilaksanakan di lahan Asrama Bengkayang, Jl. Sepakat II, Pontianak yang berlangsung pada tanggal 23 Mei 2024 - 17 Juli 2024. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi RAL dengan petak utama Waktu Pemangkasan Pucuk (W) terdiri dari 3 taraf yaitu W1 = 15 HST, W2 = 20 HST, dan W3 = 25 HST. Anak petak Pupuk Organik Cair Kulit Pisang (K) terdiri dari 3 taraf yaitu K1 = 15 ml/l, K2 = 25 ml/l, dan K3 = 35 ml/l. Perlakuan diulang sebanyak 3 kali, dengan 4 tanaman sampel sehingga terdapat 108 tanaman. Variabel pengamatan yaitu volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah/tanaman, berat buah/tanaman, berat per buah, diameter buah, dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan waktu pemangkasan pucuk 25 HST memperoleh nilai tertingi pada volume akar, berat buah pertanaman, dan diameter buah, sedangkan perlakuan POC kulit pisang tidak ditemukan konsentrasi terbaik. Interaksi antara Waktu Pemangkasan Pucuk dan POC Kulit Pisang terjadi pada variabel volume akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah, dan panjang buah.

References

Ayu, R. 2015. Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Buah Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan Sawi. Skripsi. Lampung: Fakultas dan Keguruan Ilmu PendidikanUniversitas Lampung.

Hardjowigeno, S. 2013. Ilmu Tanah. Jakarta: Penerbit Akademika Pressindo.

Hartmann, H. T., Kester, D. E., & Davies, F. T. (2011). Plant Propagation: Principles and Practices. Precentice Hall.

Heddy, Suswono. 1986. Hormon Tumbuhan. Jakarta: CV Rajawali.

Maliki, A. 2017. Pengaruh Pemangkasan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun (Cucumis sativus. L) Varietas Mercy. Skripsi. Tarakan: Universitas Borneo Tarakan, Fakultas Pertanian.

Richardson, K.V.A. 2012. The Effect of Prunning Versus Non-Prunning on Quality and Yield of Staked Fresh Market Tomatoes. Gladstone Road Agriculture Centre Crop Research Report No.1. Nassau, Bahamas

Saprudin. 2013. Pengaruh Umur Tanaman pada Saat Pemangkasan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Ketimun (Cucumis sativus L.). Juristek 1(2): 51-62.

Sofyadi, E, S.N.W. Lestariningsih, dan E. Gustyanto. 2021. Pengaruh Pemangkasan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Jepang (Cucumis Sativus L.) Roberto. Jurnal Agroscience 11(1).

Taiz, L., & Zeiger, E. 2010. Plant Physiology. Sinaeur Associates.

Downloads

Published

2025-09-29

Issue

Section

Articles