KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR AKSESI ARF-01 PADA BERBAGAI UMUR PANEN PADA TANAH PMK

Authors

  • Wiga Pratiwi Universitas Tanjungpura
  • Agus Ruliyansyah Universitas Tanjungpura
  • Nur Arifin Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v14i3.92069

Keywords:

Kualitas, Kuantitas, Tanah PMK, Ubi Jalar, Umur Panen

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan salah satu komoditas pangan yang sudah dibudidayakan secara turun temurun oleh masyarakat di Indonesia. Ubi jalar dapat dibudidayakan di daerah tropis dan sub-tropis karena memiliki suhu cukup panas dan curah hujan yang relatif tinggi sehingga cocok untuk ditanami di Indonesia. Upaya peningkatan produktivitas memperhatikan umur panen terbaik dan media tanam. Tanah PMK memiliki potensi yang besar digunakan sebagai media tanam budidaya tanaman ubi jalar kerena sebaran luas tanah PMK di Kalimantan Barat mencapai 64,83% dari luas daerah Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai karakteristik pertumbuhan dan hasil tanaman ubi jalar aksesi ARF-01 pada umur panen yang berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu umur panen. Umur panen terdiri dari 4 taraf perlakuan umur panen yaitu : 90 hari, 105 hari, 120 hari, dan 135 hari. Variabel yang diamati pada penelitian ini meliputi panjang sulur utama, jumlah cabang, bobot segar bagian atas tanaman, bobot kering bagian atas tanaman, jumlah umbi per tanaman, berat umbi per tanaman, panjang umbi, diameter umbi, kadar gula, kadar air dan kadar serat kasar. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ubi jalar aksesi ARF-01 yang terbaik yaitu pada umur panen 90 hari dan hasil dari ubi jalar aksesi ARF-01 yang terbaik dari segi kualitas dan kuantitas yaitu pada umur panen 120 hari.

References

Badan Pusat Statistik. 2019. Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak: Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat.

Badan Pusat Statistik, 2022. Statistik Indonesia. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretaris Jendral, Kementrian Pertanian. Indonesia.

Egbe, O.M., Afuape, S.O. & J. A. Idoko (2012) Performance of improved sweet potato (Ipomoea batatas L.) varieties in Makurdi, Southern Guinea Savanna of Nigeria. American Journal of Experi-mental Agriculture. 2(4), 573–586. DOI : https:// 10.9734/AJEA/2012/1347

Fariz, D.F.R, Sulistyowati, R, Zuhroh, M.U. 2022. Respon Ubi Jalar (Ipomea batatas L) terhadap Pengolahan Tanah dan Jumlah Ruas Pucuk. Agrotechbiz.

Ginting, E., Yulifianti, R., dan Elisabeth, D.A.A. 2018. Karakteristik Fisik, Kimia dan Sensori Ubi Jalar pada Berbagai Pemupukan N di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan. Buletin Palaija.

Hasan, A.P.D., Tianigut. G., Pradana, O.C.P. 2019. Seleksi Tanam Tunggal 14 Klon Ubi Jalar (Ipomea Batatas L.) Berantosianin dan Berumbi Besar dari Induk Ayamurasaki. Jurnal Planta Simbiosa: 1(1):68-77.

Julianto, R.P.D, E. Indawan, S. Paramita. 2020. Perbedaan Karakter Hasil Tiga Varietas Ubi Jalar Berdasarkan Waktu Panen. Jurnal Kultivasi. 19(3), 1223-1229.

Julianto, R.P.D, Lestari, S.U dan Indawan, E. 2021. Analisis Korelasi dan Jalur dalam Penentuan Kriteria Seleksi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.) Berdaya Hasil Tinggi. Ilmu-Ilmu Peranian Indonesia.

Kafiya, M., Sutrisno, dan Syarief, R. 2016. Perubahan Kadar Air dan Pati Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Segar pada Sistem Penyimpanan Sederhana. Penelitian Pasca Panen Pertanian.

Mahmudatussa’adah, A., Fardiaz, D.,Kusnandar, F. 2014. Karakteristik Warna Dan Aktivitas Antioksidan Antosianin Ubi Jalar Ungu. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan, 25(2), 176–184.

Wahyuni, T.S. dan Rahayuningsih, S.A. 2012. Kuantitas Hasil Umbi, Bahan Kering dan Pati Klon-Klon Harapan Ubi Jalar (Ipomoea batatas) Kaya β-Karoten pada Berbagai Umur Panen. Prosiding Seminar Nasional Sumber Daya Genetik dan Pemuliaan Tanaman. Malang.

Downloads

Published

2025-04-08

Issue

Section

Articles