EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis Jacq) DI DESA LUMUT KECAMATAN TOBA KABUPATEN SANGGAU

Authors

  • Dimas Raditya Dept. Soil Science, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  • Riduansyah Riduansyah Dept. Soil Science, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak.
  • Rinto Manurung Dept. Soil Science, Faculty of Agriculture, Universitas Tanjungpura, Pontianak.

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.93084

Keywords:

Evaluasi, Evaluasi Lahan, Kesesuaian Lahan

Abstract

Kurangnya informasi mengenai data-data karakteristik dan potensi lahan untuk tanaman kelapa sawit di Desa Lumut berdampak pada pertumbuhan dan penurunan produktivitas tanaman sehingga perlu dilakukan evaluasi lahan untuk mendapatkan data yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik lahan di Desa Lumut, menentukan sub-kelas kesesuaian aktual dan potensial lahan tanaman kelapa sawit serta memberikan rekomendasi perbaikan lahan sesuai dengan kelas kesesuaian lahan. Peneltian ini dilaksanakan di Desa Lumut, Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau dan Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Berdasarkan hasil overlay peta pada lokasi penelitian memiliki dua satuan lahan dengan dua sub group yaitu Acrudoxic Kandiudults dan Typic Kandiudults. Pengambilan sampel komposit dan sampel tanah utuh untuk analisis di laboratorium dengan kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm pada setiap satuan lahan. Dari hasil pencocokan kriteria kesesuaian lahan untuk tanaman kelapa sawit menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan aktual untuk SL 1 dan SL 2 adalah S3-f,n,e atau sesuai marginal dengan faktor pembatas terberat yaitu KTK tanah, kejenuhan basa dan C-organik (f), hara tersedia (n) yaitu Total N , P2O5 dan K2O, serta ringkat bahaya erosi (e). Sedangkan kelas kesesuaian lahan potensial tanaman kelapa sawit pada SL 1 dan SL 2 adalah S2-w atau cukup sesuai dengan faktor pembatas yaitu curah hujan tahunan (w).

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sanggau. 2023. Produksi kelapa sawir menurut kecamatan (Ton).

Baja, S. 2012. Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan Wilayah Pendekatan Spasial dan Aplikasinya. Yogayakarta : Penerbit Andi.

Hardjowigeno, S. dan Widiatmaka. 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan & Perencanaan Tata Guna Lahan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Hardjowigeno, S. dan Widiatmaka. 2015. Evaluasi Kesesuaian Lahan & Perencanaaan Tata Guna Lahan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 2021. Industri Kelapa Sawit Indonesia: Menjaga Keseimbangan Aspek Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan

Kumar, Y.,Rajit., Shilpa Kaushal., Gagandeep Kaur., dan Deepika Gulati. 2020. Effect of Soil Organic Matter on Physical Properties of Soil. International Journal of Just Agriculture 1(2):25-30

Mulyani, A., Rachman, A., dan Dairah, A. 2010. Penyebaran Lahan Masam, Potensi dan Ketersediaannya untuk Pengembangan Pertanian. Dalam Prosiding Simposium Nasional Pendayagunaan Tanah Masam. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. 2024. Gambaran Umum Aspek Geografis Kalimantan Barat. Dibuka pada Agustus, 2024 : https://kalbarprov.go.id/tentang-kalbar/geografis/.

Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi Pengelolaannya. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Downloads

Published

2025-10-10

Issue

Section

Articles