STUDI JENIS PEMANIS TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORI PADA TEH HERBAL DAUN KEJI BELING-KUMIS KUCING

Authors

  • Patricia Dayu Sakapani Patricia Universitas Tanjungpura
  • Oke Anandika Lestari
  • Dwi Raharjo

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.94813

Keywords:

Keji Beling, Kumis Kucing, Pemanis, Teh Herbal

Abstract

Teh herbal merupakan salah satu bentuk minuman fungsional yang banyak dikembangkan dari berbagai tanaman berkhasiat, seperti daun keji beling (Strobilanthes crispus) dan kumis kucing (Orthosiphon aristatus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai jenis pemanis terhadap karakteristik sensori teh herbal dari kombinasi kedua daun tersebut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan enam perlakuan pemanis, yaitu tanpa pemanis, gula pasir, gula kelapa, madu Tj, madu kelulut, dan stevia. Uji sensori dilakukan oleh 30 panelis semi terlatih terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan dengan skala skoring 1-5. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa jenis pemanis memberikan pengaruh nyata terhadap atribut warna, rasa, dan kesukaan keseluruhan (p < 0,05), namun tidak berpengaruh nyata terhadap aroma dan tekstur. Perlakuan dengan penambahan gula pasir memberikan nilai tertinggi pada rasa (2,77) dan kesukaan keseluruhan (3,10), sedangkan madu kelulut memberikan nilai tertinggi pada warna (3,80). Berdasarkan hasil tersebut, pemanis gula pasir memberikan karakteristik sensori terbaik dan paling disukai oleh panelis dalam formulasi teh herbal daun keji beling dan kumis kucing.

References

Adibi, S., Nordan, H., Nurjaya Ningsih, S., Kurnia, M., Evando, & Rohiat, S. 2017. Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Daun Strobilanthes crispus Bl (Keji Beling) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Kimia, 1(2), 148–154.

Iftitah, K., Saputra, E., & Pujiastuti, D. Y. 2025. Characteristics and Shelf Life of Pedada Fruit Leather (Sonneratia caseolaris) With the Addition of Sorbitol and Kappaphycus alvarezii. Journal of Marine and Coastal Science, 14(1), 18–32.

Indiyani, A. 2023. Kualitas Seduhan Dalam Penentuan Komposisi Minuman Herbal Bubuk Daun kumis kucing (Orthosiphon Aristatus BI. Miq.) dan Daun Keji Beling (Strobilanthes Crispus Bi.). JIMTANI, 3, 623–631.

Irbah, N., Emilia, E., Ampera, D., Rosmiati, R., & Haryana, N. R. 2023. Analisis Aktivitas Antioksidan dan Mutu pada Teh Herbal Daun Keji Beling (Strobilanthes crispus BI). Jurnal Gastronomi Indonesia, 11(1), 60–70.

Mardhita, C., Masriani, Muharini, R., Enawaty, E., & Lestari, I. 2022. Pengembangan Suplemen Bahan Ajar Biokimia Dasar Materi Hormon Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Pati Jaya. In Journal Of Innovation in Chemistry Education) 4(1).

Nurhayati, A. P. D., Ersandy, A. R. D., Sa’adah, N. N., Setiawan, E., Ashuri, N. M., Indiani, A. M., Wahyudi, A., Rintaningrum, R., & Wayan, N. 2022. Diversifikasi Produk Herbal Serbuk Instan Jahe Merah dalam Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Sewagati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 1–8.

Palit, F., Tiwow, G., Maarisit, W., Karundeng, E., & Karauwan, F. 2018. Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Daun Keji Beling Stobilanthes crispa (L.) Blume Pada Tikus Putih Rattus norvegicus Yang Diiinduksi Aloksan. Jurnal Biofarmasetikal Tropis, 2018(1), 1–4.

Rahim, A., 2020. Pengaruh Konsentrasi Gula terhadap Karakteristik Kimia dan Organoleptik Permen Jelly Buah Tomi-Tomi (Flacourtia inermis Roxb). Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 8(1), 5791–5801.

Ryadha, R. S., Aulia, N., Batara, A., 2021. Potensi Rempah-Rempah sebagai Minuman Fungsional Sumber Antioksidan dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. 3(1).

Salasa, A. M., Ratnah, St., & Abdullah, T. 2021. Kandungan Total Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus B.). Media Farmasi, 17(2), 162.

Satyaningtijas, A. S., Pamungkas, J., Sa’diah, S., Wientarsih, I., Purnawarman, T., Purnomo, R. M., Nisa, K., Nugroho, R. A., Hadiyanti, C. R., & Tarigan, R. 2023. Potensi Daun Kumis Kucing dalam Meningkatkan Hematopoiesis pada Kondisi Kerusakan Ginjal, Acta Veterinaria Indosiana, 11(3).

Downloads

Published

2025-08-19

Issue

Section

Articles