PENGARUH KONSENTRASI PUPUK AB-MIX TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM MERAH PADA SISTEM BUDIDAYA AQUAPONIK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.96597Keywords:
Aquaponik, Bayam Merah, Konsentrasi, Pupuk AB-MixAbstract
Bayam merah merupakan sayuran bernilai komersial tinggi dengan prospek usaha yang baik di Indonesia. Sayuran ini digemari berbagai kalangan karena rasanya enak dan kandungan gizinya bermanfaat bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi pupuk AB-Mix terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bayam merah pada sistem aquaponik. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan: k1 (300 ppm), k2 (600 ppm), k3 (900 ppm), k4 (1200 ppm), dan k5 (1500 ppm), masing-masing diulang 4 kali dengan 5 tanaman sampel per unit (total 100 tanaman). Tahapan penelitian meliputi persiapan lahan dan naungan, instalasi aquaponik, persemaian, media tanam, pembuatan larutan AB-Mix, penanaman, pemeliharaan, dan panen. Variabel yang diamati yaitu jumlah daun (1"“3 MST), berat segar, volume akar, berat kering, dan fitotoksisitas. Hasil analisis keragaman menunjukkan konsentrasi AB-Mix berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel tersebut. Konsentrasi yang tepat sesuai kebutuhan tanaman mampu mengoptimalkan pertumbuhan. Disimpulkan bahwa konsentrasi AB-Mix 900 ppm/liter efektif menghasilkan pertumbuhan dan hasil terbaik pada bayam merah dalam sistem budidaya aquaponik.References
Alpandari, H., & Prakoso, T. (2022). Pengaruh beberapa konsentrasi AB Mix pada pertumbuhan pakcoy dengan sistem hidroponik. Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi), 1(2), 1–6.
Ariyanto. (2008). Analisis tata niaga sayuran bayam. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat. (2022). Kalimantan Barat dalam angka tetap. Pontianak: BPS Kalbar.
Chia, S. Y., & Lim, M. W. (2022). A critical review on the influence of humidity for plant growth forecasting. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1257(1), 012001. https://doi.org/10.1088/1757-899X/1257/1/012001
Driesen, E., Van den Ende, W., De Proft, M., & Saeys, W. (2020). Influence of environmental factors light, COâ‚‚, temperature, and relative humidity on stomatal opening and development: A review. Agronomy, 10(12), 1975. https://doi.org/10.3390/agronomy10121975
Fitriani, N., Syah, B., & Widyodaru, N. (2023). Aplikasi hidroponik rakit apung pada pertumbuhan dan hasil tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dengan menggunakan variasi AB Mix dan jenis media tanam organik. Jurnal Agroplasma, 10(1), 78–89.
Gustaman, D., & Riswan. (2022). Pengaruh nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) dalam sistem hidroponik. Jurnal Fakultas Pertanian Agrosasep, 1(1), 30–35.
Hartus, T. (2001). Berkebun hidroponik secara murah. Jakarta: Penebar Swadaya.
Lingga, P. (2010). Hidroponik bercocok tanam tanpa tanah. Jakarta: Penebar Swadaya.
Oktavia, P., Putri, U. D., Donza, F. F., & Fevria, R. (2024). Pengaruh konsentrasi nutrisi AB Mix terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan hasil panen selada (Lactuca sativa L.) dengan menggunakan sistem sumbu. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(1), 595–602. https://doi.org/10.24036/prosemnasbio/vol4/897
Rehatta, H., Lawalata, I. J., & Hiwy, A. (2023). Pengaruh pemberian konsentrasi nutrisi AB Mix dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman hijau (Brassica rapa) dengan sistem hidroponik substrat. Agrologia, 12(1), 36–43.
Sari, R. A., Rahman, A., & Aminah, U. (2022). Pengaruh pemberian larutan nutrisi AB-Mix terhadap pertumbuhan dan hasil selada hijau (Lactuca sativa L.) secara hidroponik sistem NFT. Jurnal Agronomika, 21(1), 1–7.
Suarsana, M., Parmila, I. P., & Gunawan, K. A. (2019). Pengaruh konsentrasi nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy (Brassica rapa L.) dengan hidroponik sistem sumbu (Wick System). Agro Bali: Agricultural Journal, 2(2), 98–105.
Sutedjo, M. M. (2010). Pupuk dan cara pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.