KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI KERIPIK TEMPE KACANG KEDELAI - KACANG TUNGGAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jspe.v15i1.98070Keywords:
Fisikokimia, Kacang Kedelai, Kacang Tunggak, Keripik Tempe, SubstitusiAbstract
Keripik tempe merupakan salah satu bentuk diversifikasi produk tempe yang digemari masyarakat karena teksturnya yang renyah dan masa simpannya yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio kacang kedelai dan kacang tunggak terhadap karakteristik fisikokimia keripik tempe yang dihasilkan. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan lima taraf perlakuan, yaitu rasio kacang kedelai dan kacang tunggak (100%:0%; 75%:25%; 50%:50%; 25%:75%; 0%:100%) dan lima kali ulangan. Parameter fisikokimia yang dianalisis meliputi kadar air, kadar abu tidak larut asam, kadar protein, dan kadar lemak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio kacang kedelai dan kacang tunggak memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar protein, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu tidak larut asam dan kadar lemak. Perlakuan terbaik terdapat pada rasio 75% kedelai dan 25% kacang tunggak, dengan karakteristik fisikokimia yaitu kadar air 2,23%, kadar abu tidak larut asam 0,09%, kadar protein 15,06%, dan kadar lemak 31,84%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi kacang tunggak hingga 25% masih dapat menghasilkan keripik tempe dengan mutu fisikokimia yang baik sesuai SNI 2602-2018.References
Affrifah, N. S., Phillips, R. D., & Saalia, F. K. (2022). Cowpeas: Nutritional Profile, Processing Methods, and Products — A Review. Legume Science, 4(3). https://doi.org/10.1002/leg3.131
Ahmad, S. R., Moulia, N. M., & Varton, L. S. (2022). The Impact Of Temperature And Frying Time On Tempe Chip’s Quality And Consumer Acceptance. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 8(2). http://www.profood.unram.ac.id/index.php/profood
Ahsanunnisa, R. (2018). Perbandingan Mutu Tempe Dari Kacang Kedelai Dengan Kacang Tanah. Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan, 2(1), 43.
Ajima, A., Rahmadi, I., & Suhartini, W. (2024). Karakteristik Fisikokimia Mi Kering dengan Berbagai Rasio Ikan Barakuda (Sphyraena jello) dan Tepung Terigu. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 17(2), 133–146. https://doi.org/10.20961/jthp.v17i2.7754
Aliyah, N. (2024). Pembuatan Tempe Kacang Tunggak (Vigna Unguiculanta) dengan Variasi Lama Fermentasi menggunakan Inokulum Tempe. Journal of comprehensive science, 3(1).
Badan Standardisasi Nasional. (2018). Keripik Tempe.
Camperio, J., Suarez, J. A., Glencross, B., & Benetti, D. D. (2025). Quantification of Endogenous Marker Acid-Insoluble Ash in Commercial Aquaculture Ingredients and Feeds. Journal of the World
Aquaculture Society, 56(2). https://doi.org/10.1111/jwas.70015
Hanapi, F., Sar, K., & Darmawan, E. (2023). Sifat Kimia, Fisik, Organoleptik Keripik Tempe Tapioka pada Berbagai Konsentrasi Rhizopus sp dan Lama Fermentasi. AGROTECH, 5(1). https://doi.org/10.37631/agrotech.v1i1
Hapsari, A. A. T., Sani, Y. E., & Ika, F. (2020). Pengaruh Lama Penggorengan terhadap Karakteristik Fisikokimia (Kadar Lemak, Kadar Air, Tekstur) dan Organoleptik Keripik Pisang Awak dengan Metode Vacuum Frying. Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 15(1). http://journals.usm.ac.id/index.php/jtphp
Harumi, M., Angeline Susanto, B., Devtiana Putri Tiwa, K., & Rika Pratiwi, A. (2023). Analisis Kualitas Produk Keripik Tempe dan Waffle Tiwul Selama Penyimpanan. Dalam PRAXIS : Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring | (Vol. 6, Nomor 1).
Hasni, D., Irfan, I., & Saputri, R. (2021). Pengaruh Formulasi Bahan Baku dan CMC (Carboxy Methyl Cellulose) Terhadap Mutu dan Penerimaan Konsumen Susu Nabati. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 13(2), 78–85. https://doi.org/10.17969/jtipi.v13i2.21268
Kassama, L. S., & Ngadi, M. (2016). Relationship between Oil Uptake and Moisture Loss during Deep Fat Frying of Deboned Chicken Breast Meat. Advances in Chemical Engineering and Science, 06(04), 324–334. https://doi.org/10.4236/aces.2016.64033
Putri, F. L., & Kartikawati, D. (2022). Optimization of Yeast Concentration and Types of Wrappers in the Production of Cowpea (Vigna unguiculata (L.) Walp) Tempeh. Dalam Jurnal Agrifoodtech (Vol. 1, Nomor 2).
https://jurnal2.untagsmg.ac.id/index.php/agrifoodtech
Sari, H. M., Yosephin, B., & Haya, M. (2019). Variasi Pengolahan Daya Terima dan Kandungan Zat Gizi Keripik Tempe Rasa Bawang. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 4(1), 1. https://doi.org/10.30867/action.v4i1.108
Sundari, F. S., Khoirunnisa, Prayudani, A. P. G., Wulandari, N., Syukur, M., & Astawan, M. (2024). A Nutritional, Physicochemical, and Sensory Evaluation of Tempe Combination from Cowpea and Soybean. Indonesian Food Science and Technology Journal, 8(1), 16–26.
Wijayanti, E. D., Harini, N., & Elianarni, D. (2025). Pengaruh Konsentrasi Ragi dan Proporsi Kacang Tunggak (Vigna unguiculata L.) dan Kacang Kedelai (Glycine max (L.) Merrill) terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik. Food Technology and Halal Science Journal, 8(1), 104–116. https://doi.org/10.22219/fths.v8i1.37593