Pengaruh Crude Ekstrak Streptomyces GBSR1 Pada Susut Bobot Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.) Pascapanen Terserang Colletotrichum acutatum

Authors

  • Riska Frida Astuti Universitas Tanjungpura
  • Maherawati Maherawati Universitas Tanjungpura
  • Cico Jhon Karunia Simamora Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jspe.v15i2.98891

Keywords:

Colletotrichum acutatum, Streptomyces, Susut Bobot, Tomat

Abstract

Tomat (Solanum lycopersicum L.) adalah salah satu yang mudah terserang oleh penyakit pascapanen salah satunya oleh jamur patogen yaitu Colletotrichum acutatum. Serangan jamur patogen ini dapat menyebabkan berbagai kerusakan, termasuk kerusakan fisik (Ansiska et al., 2023). Kerusakan fisik yang terbentuk akibat serangan jamur patogen ini dapat berhubungan dengan susut bobot pada buah tomat yang akan berpengaruh seiring dengan lama penyimpanan dan pengaplikasian crude ekstrak Streptomyces. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan dan mengkaji konsentrasi crude ekstrak Streptomyces GBSR1 yang menghasilkan susut bobot terbaik pada buah tomat pascapanen terserang Colletotrichum acutatum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi yaitu 0 ppm (kontrol), 500 ppm, 1000 ppm, 1500 ppm dan 2000 ppm. Hasil penelitian menunjukkan crude ekstrak Streptomyces GBSR1 dapat memberikan pengaruh terhadap susut bobot buah tomat. Perlakuan terbaik terdapat pada konsentrasi 500 ppm dengan susut bobot dengan persamaan y= 0,5168x-0,4952 dan nilai R2 sebesar 0,9471. Kontribusi dari penelitian ini adalah menambah pengetahuan mengenai pemanfaatan mikroba antagonis untuk menggantikan bahan kimia berbahaya yang dapat menimbulkan residu.

References

Ansiska, P., Anggraini, S., Sari, I. M., Windari, E. H., & Oktoyoki, H. 2023. Isolasi Dan Identifikasi Jamur Patogen Buah Stroberi Selama Penyimpanan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 34-39.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2017. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Indonesia. Badan Pusat Statistik Jenderal Hortikultura. 2088-8392.

Badan Pusat Statistik. 2022. Produksi Tanaman Sayur. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta Pusat.

Heng, J. L. S., Shah, U. K., Rahman, N. A. A., Shaari, K., & Hamzah, H. 2015. Streptomyces ambofaciens S2—a potential biological control agent for Colletotrichum gleosporioides the causal agent for anthracnose in red chilli fruits. J Plant Pathol Microbiol S, 1(2).

Ibrahim, R., Hidayat, S. H., & Widodo. 2017. Keragaman morfologi, genetika, dan patogenisitas colletotrichum acutatum penyebab antraknosa cabai di jawa dan sumatera. Jurnal Fitopatologi Indonesia. 13(1): 9-16.

Mutia, S. (2023). Pengaruh Ekstrak Daun Bunga Pukul Empat (Mirabilis jalapa L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Colletotrichum Acutatum JH Simmonds Penyebab Penaykit Antraknosa Pada Buah Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.). Skripsi. Lampung: Universitas Lampung, Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam.

Pratiwi, R., Pertiwi, S. R. R., & Kusumaningrum, I. (2024). Perubahan kualitas buah tomat yang disimpan dengan perlakuan pelapisan pati singkong. Karimah Tauhid, 3(2).

Putri, R. Juniarti., Kawuri, R., Darmadi., Narayani. 2021. Potensi Streptomyces sp. dalam menghambat pertumbuhan jamur Colletotrichum acutatum pada cabai merah besar (Capsicum annum L.) secara in vitro. Jurnal Biologi Udayana. 25 (2): 197-207.

Risnawati, I. S. 2020. Uji In-Vitro Ketahanan Beberapa Varietas Cabai Terhadap Colletotrichum acutatum In-Vitro Test to the Resistance of Several Chili Varieties by Colletotrichum acutatum. Doctoral dissertation. Makassar: Universitas Hasanuddin, Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam.

Sadiah, F., Nurchayati, Y., & Saptiningsih, E. 2021. Pengaruh Ekstrak Daun Suren (Toona sinensis Merr.) Pada Tanaman Cabai Rawit Yang Diinfeksi Spora Colletotrichum capsici Terhadap Pertumbuhan, Kandungan Pigmen Dan Vitamin C. Life Science, 10(2), 120-131.

Sari, N., Kasiamdari, R. S. 2021. Identifikasi dan uji patogenesitas Colletotrichum sp. dari cabai merah (Capsicum annuum): Kasus di Krican, Magelang, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia 26(2):243-250.

Sudarmadji, S.B., Haryono., Suhardi. 1997. Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Penerbit Liberty.

Sunarso, M. P., Fithriyah, N. H., & Ariatmi, R. (2023). Pengaruh formulasi edible coating dari pati pisang raja bulu terhadap penghambatan gejala chilling injury pada tomat merah. Jurnal Teknologi, 15(1). Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Tatang , Sopandi & Wardah. 2014. Mikrobiologi Pangan. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Tiwari, I., Bhojiya, A. A., Jain, D., Kothari, S. L., El-Sheikh, M. A., & Porwal, S. (2024). Managing tomato bacterial wilt through pathogen suppression and host resistance augmentation using microbial peptide. Frontiers in Microbiology, 15.

Wahyuni, A. R., Sudirman, S., & Muthahanas, I. 2017. Pengendalian Sclerotium rolfsii Sacc. Penyebab Penyakit Rebah-Semai Kacang Tanah Dengan Pemanfaatan Streptomyces sp. Sebagai Agen Pengendalian Hayati Control Of Sclerotium rolfsii Sacc. Cause Og Groundnut Damping-Off By Utillizing Streptomyces sp. As A Biological Control Agent.

Wigunarti, A. H., Pujiyanto, S., & Suprihadi, A. 2019. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Bakteri Escherichia coli. Berkala Bioteknologi.

Downloads

Published

2025-10-24

Issue

Section

Articles