INTERVENSI LEAN MANUFACTURING UNTUK MEREDUKSI WASTE PADA ALIRAN PRODUKSI CRUDE PALM OIL (CPO) DI PT. ABC
Abstract
PT ABC merupakan salah satu perusahaan pengolahan kelapa sawit menjadi CPO. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan intervensi Lean Manufacturing untuk mereduksi waste pada aliran produksi Crude Palm Oil (CPO) di PT. ABC sebagai respons terhadap belum tercapainya target throughput dan masalah kualitas produk. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi eksisting melalui Current Value Stream Mapping (CVSM) yang menunjukkan total Lead time sebesar 30352,86 detik, dengan Non Value Added (NVA) activity mencapai 2848,5 detik. Identifikasi waste menggunakan Waste Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionnaire (WAQ) menetapkan pemborosan Defect (22,27%) dan Waiting (21,13%) sebagai yang paling dominan. Analisis mendalam dilakukan menggunakan tools Process Activity Mapping (PAM) yang terpilih melalui VALSAT dengan bobot tertinggi (504,31). Secara spesifik, akar masalah diuraikan dengan Fishbone Diagram untuk waste Defect diidentifikasi bersumber dari stasiun grading, sterilizer, dan press, sementara waste Waiting ditemukan terjadi pada stasiun grading, sterilizer, thresher, dan klarifikasi. Selanjutnya hasil perancangan perbaikan yang disajikan dalam Future Value Stream Mapping (FVSM) memproyeksikan total Lead time tereduksi menjadi 26708,94 detik. Reduksi ini setara dengan penghematan waktu sebesar 3.643,92 detik atau 12,01%, sekaligus meningkatkan Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 8,58%, mencapai nilai akhir 71,47% pasca-implementasi. Secara berkelanjutan perbaikan yang telah terlaksana mencakup penggunaan sistem SAP yang terotomatisasi di seluruh lini produksi, penerapan teknologi baru seperti AGATE untuk sortir TBS, improvement mesin secara berkala, serta perusahan membuat komitmen bersama konsisten menjaga program 5R. Namun beberapa usulan seperti penambahan kanopi di stasiun grading, masih dalam tahap pertimbangan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap peningkatan efisiensi secara berkelanjutan.Downloads
Published
2026-03-11
Issue
Section
Articles