RANCANG BANGUN ALAT PENGEPRES KALENG BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING DAN METODE KANO

Authors

  • Agus Stiyono
  • Ivan Sujana
  • Yopa Eka Prawatya

Abstract

Pengelolaan barang bekas merupakan salah satu bisnis yang cukup menguntungkan jika ditekuni dan dilakukan dengan metode dan teknologi yang tepat. Penerapan teknologi pengelolaan barang bekas salah satunya dapat diaplikasikan pada alat pengepres kaleng bekas. Kondisi saat ini khusus nya di kota Pontianak para pengumpul kaleng bekas masih menjual kaleng bekas secara utuh. Sedangkan secara ekonomi harga jual kaleng yang sudah dipres lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual kaleng utuh Selisih harga diantara kedua jenis kaleng tersebut yaitu hingga Rp 3000 /kg. hal ini tentu merupakan peluang yang dilewatkan oleh para pengumpul kaleng bekas untuk memaksimalkan keuntungannya. Sementara itu terdapat pengumpul kaleng bekas yang menjual kaleng dengan yang sudah dipres namun dilakukan secara manual. Proses pengepresan tersebut dilakukan dengan cara menginjak kaleng dengan posisi duduk. Kualitas pengepressan yang buruk serta lamanya waktu pengepressan menyebabkan tingkat produktivitas yang rendah. Sementara itu jumlah kaleng yang dapat dipress cukup banyak, sehingga seringkali dijual tanpa dipress lebih lanjut demi mengejar target pendapatan.

Pengumpulan data dilakukan terhadap 15 orang pekerja pengumpul barang bekas di TPA Batulayang kota Pontianak. Data yang dikumpulkan yaitu spesifikasi alat yang digambarkan kedalam bentuk Kansei Word dan dimensi tubuh pengguna. Terdapat 15 atribut yang disampaikan kepada responden mengenai kata yang mewakilkan spesifikasi alat yang dibuat. Berdasarkan hasil pengambilan data tersebut, kemudian diperoleh 4 desain yang mewakili alat dan kemudian disurveykan kembali kepada responden tersebut untuk memilih salah satu desain. Sementara itu metode kano digunakan untuk mempertegas desain tepilih dari metode kansei engineering mengenai tingkat kepentingan pada setiap atribut desain. Sedangkan ukuran alat ditentukan berdasarkan dimensi tubuh pengguna yang sudah diukur.

Berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan maka diperoleh suatu alat pengepres kaleng bekas dengan dimensi panjang 100 cm, lebar 70 cm dan tinggi 80 cm. alat ini berpenggerak motor listrik dengan spesifikasi 1400 rpm dan Gearbox dengan ratio 1:40. Kecepatan produksi alat ini yaitu sebanyak 70 kaleng permenit atau 4200 perjam. Alat ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas hingga 6 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pengepresan secara manual. Selain itu alat ini didesain menyesuaikan dengan dimensi tubuh penggunanya untuk mempermudah dalam pengoperasian

 

Kata Kunci : Kaleng bekas, Kano, Kansei Enginereering, Produktivitas.

Downloads

Published

2022-02-02