PENENTUAN FREKUENSI PERAWATAN TERMURAH PADA MESIN KRITIS DI PT CITRA MAHKOTA
Abstract
Mesin cake breaker conveyor (CBC) merupsksn mesin yang berfungsi sebagai pemisah antara nut dan juga fiber, selain untuk memisahkan, mesin cake breaker conveyor (CBC) juga berfungsi untuk mengeringkan dan menggemburkan ampas press sehingga memudahkan pemisahan antara fiber dan nut di mesin depericarper.. Adapun langkah-langkah atau metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mulai dari mengidentifikasi mesin kritis dengan cara observasi secara langsung dilapangan dan juga dengan data historis perusahaan, menentukan pola distribusi kerusakan dengan menggunakan metode least square curve fitting dengan index of fit (r) terbesar, menghitung mean time between failure (MTBF) , mean time to repair (MTTR) dan mean time to failure (MTTF), perhitungan parameter dengan menggunakan metode maximum likelihood estimation (MLE) dengan bantuan software minitab. Untuk mesin cake breaker conveyor (CBC) nomor 1 kebijakan preventive maintenance yang meminimalkan biaya adalah melakukan preventive maintenance setiap 2 minggu sekali, dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1.356.467,58 per minggu untuk setiap kebijakan preventive maintenance. Kemudian untuk cake breaker conveyor (CBC) nomor 2 kebijakan preventive maintenance yang meminimalkan biaya adalah melakukan preventive maintenance setiap 3 minggu sekali, dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 2.256.697,76 per minggu untuk setiap kebijakan preventive maintenance.
Kata kunci : Least Square Curve Fitting, MTBF, MLE, Preventive Maintenance