PENENTUAN INTERVAL WAKTU PEMELIHARAAN YANG OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RELIABILITY PADA SISTEM KOMPONEN ANGIN DAN SISTEM KOMPONEN PENGGERAK BUS DI PERUM DAMRI CABANG KOTA PONTIANAK

Authors

  • Dias Dias Universitas Tanjungpura
  • Noveicalistus Djanggu Universitas Tanjungpura
  • Yopa Eka Prawatya Universitas Tanjungpura

Abstract

Perusahaan Perum Damri cabang kota pontianak merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa angutan umum barang maupun penumpang dengan rute perjalanan trayek yaitu Pontianak-Putusibau dan Pontianak-Pangkalanbun.   Pada perusahaan terdapat jumlah 5 unit armada Bus yang sering mengalami kerusakan dalam waktu 3 tahun (2020-2022), dimana Bus memiliki tingakt frekuensi kerusakan tinggi yaitu sebanyak 37 kerusakan pada sistem komponen angin dan sistem komponen penggerak. Pada perusahaan proses pemeliharaan masih berupa breakdown maintenance. Tujuan dari permasalahan yaitu mengetahui tingkat keandalan pada sistem komponen serta membuat usulan waktu perawatan yang optimal. Pada tinjauan pustaka pada penelitian yaitu menggunakan teori pendekatan reliability dengan menghitung waktu TTF, menghitung MTTF dan melakukan perhitungan reliability pada sistem komponen Bus. Adapun perhitungan nilai reliability menggunakan parameter tunggal dan juga membuat penjadwalan terhadap waktu perawatan pencegahan. Berdasarkan hasil perhitungan usulan penjadwalan pencegahan mendapatkan peningkatan nilai keandalan pada sistem komponen angin dan sistem komponen penggerak pada Bus dengan kode 4352 yaitu menjadi 70% dengan waktu perawatan selama 28   hari dibandingkan sebelum melakukan perawatan pencegahan nilai keandalan berada 0,41 atau 41% dengan waktu perawatan selama 70,92 hari. Pada Bus dengan kode 4941 meningkat menjadi 72% dengan waktu perawatan 28 hari, sedangkan sebelum melakukan perawatan yaitu sebesar 0,28 atau 28% dengan waktu 109,67 hari. Pada Bus Bil 151 meningkat menjadi 70% dengan waktu 35 hari perawatan, sedangkan sebelumnya berada di angka 0,42 atau 42% dengan waktu 85 hari perawatan. Pada Bus 4943 meningkat jadwal pemeliharaan menjadi 70% dengan waktu 63 hari, sedangkan sebelum sebesar 76% dengan waktu 47 hari. Pada Bus Bil 153 meningkat menjadi 70% dengan waktu 56 hari, sedangkan sebelum yaitu sebesar 66% dengan waktu 65 hari.

 

Kata Kunci: Pendekatan Teori Reliability, TTF (Time To Failure), MTTF (Mean Time To Failure), Preventive maintena


Author Biographies

Dias Dias, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Noveicalistus Djanggu, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Yopa Eka Prawatya, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Downloads

Published

2023-08-11