PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DAN PENENTUAN KEY PERFORMANCE INDICATORS DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM, AHP, OMAX, SERTA TLS DI INDOSAT OOREDOO HUTCHISON SALES AREA PONTIANAK

Authors

  • Rafael Gouw Universitas Tanjungpura
  • Ratih Rahmahwati Universitas Tanjungpura
  • Febri Prima Universitas Tanjungpura

Abstract

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) adalah salah satu perusahaan penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi di Indonesia yang menawarkan berbagai layanan komunikasi, multimedia, internet, dan komunikasi data merek IM3. Dalam menghadapi persaingan di industri telekomunikasi yang semakin sengit, penting bagi Indosat Ooredoo Hutchison untuk melakukan pengukuran kinerja yang menyeluruh guna mengevaluasi dan meningkatkan kinerjanya. Adapun kondisi kinerja perusahaan saat ini dinilai tidak optimal. Hal ini terindikasi dari catatan revenue bulanan perusahaan yang tidak mencapai target yang ditetapkan oleh manajemen perusahaan, bahkan tidak mencapai angka forecast yang telah diramalkan berdasarkan kapabilitas perusahaan. Penelitian ini mengadopsi metode Performance Prism untuk melakukan pengukuran kinerja yang komprehensif. Metode ini mempertimbangkan lima aspek penting, yaitu satisfication, strategy, process, capabilities, dan contribution, untuk memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai kinerja perusahaan. Selanjutnya, menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) guna menentukan bobot kepentingan masing-masing Key Performance Indicators (KPI). Hasil pembobotan KPI kemudian dianalisis dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System (TLS) untuk mengevaluasi tingkat kinerja perusahaan secara keseluruhan dan mengidentifikasi indikator yang perlu diperbaiki. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh hasil pengukuran kinerja yang komprehensif di Indosat Ooredoo Hutchison Sales Area Pontianak. Hasil penelitian ini meliputi evaluasi kinerja perusahaan secara menyeluruh berdasarkan masing-masing perspektif performance prism dari tiap stakeholder perusahaan yang disusun dalam tujuan strategis yang ingin dicapai. Tiap KPI yang diidentifikasi dari tujuan strategis diukur pembobotan menggunakan AHP dan diukur performanya saat ini menggunakan OMAX dan TLS. Hasil pengukuran kinerja yang dilakukan menunjukkan tiga KPI dengan performa yang kurang saat ini dan memiliki urgensi untuk segera dilakukan perbaikan dimana rekomendasi program yang dapat dijalankan diantaranya program bonus paket, boosting incentive, dan pemasangan signboard guna meningkatkan performance perusahaan IOH SA Pontianak..

Kata kunci:   Pengukuran kinerja, Performance prism, AHP, OMAX, TLS

Author Biographies

Rafael Gouw, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Ratih Rahmahwati, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Febri Prima, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Downloads

Published

2023-08-13