RANCANG BANGUN MEJA POTONG PLYWOOD DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD), NORDIC BODY MAP (NBM) DAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) DI WORKSHOP PAK JEF
Abstract
Workshop Pak Jef ialah sebuah usaha yang bergerak dibidang jasa pameran ataupun event yang menghasilkan produk berupa desain booth/stand 3D maupun 2D. pada saat ini, workshop masih memakai meja potong yang tidak bisa bergerak mengikuti arah pemotongan sedang berlangsung, beberpa bagian meja mengalami kerusakan seperti penahan ukuran pemotongan yang memakai paku dan pekerja mempunyai sikap kerja yang tidak ergonomis memberikan dampak negative terhadap pekerja yang menyebabkan ketidaknyamanan dan keluhan MSDs. Penelitian ini mempunyai tujuan merancang ulang meja potong plywood yang sesuai dengan keinginan serta kebutuhan pekerja serta mengidentifikasi keluhan MSDs yang dialami oleh pekerja, dengan memakai Quality Function Deployment method (QFD)Cdipakai untuk mengidentifikasi kebutuhan pekerja serta keinginan untuk menghilangkan kerusakan (no error) akibat meja potong plywood sebelumnya dan urutan perbaikan yang dijabarkan dalam house of quality (HOQ). Nordic Body Map method (NBM) berupa kuesioner yang dipakai untuk mengetahui ketidaknyamanan ataupun keluhan pada tubuh, sedangkan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) ialah suatu metode dengan memakai target postur tubuh pada pekerja di workshop pak jef dan menganalisis postur kerja yang mempunyai tingkat resiko cidera tinggi dengan bantuan software CATIA.
Hasil penelitian diraih ututan prioritas perbaikan berdasatkan house of quality (HOQ) dengan perhitungan matriks perencanaan pada QFD method. Identifikasi tersebut yakni: memasang roda di meja slide, memakai penguncian rif fence toogle klem, memasang meteran tempel di sisi meja, memasang rel lemari meja slide, memasang besi penarik, memakai besi hollow, memakai saklar on/off dan mengguankan karung sebagai pembuangan partikel plywood. metode NBM menunjukan bahwa sebelum perbaikan rerata skor ialah 7.86 dengan keluahan utama yang dirasakan ialah sakit pada bahu kanan, punggung, pinggang, siku kanan dan pergelangan tangan kanan. Seusai dilaksanakan perbaikan dan implementasi berlangsung penurunan signifikan pada total skor rerata menjadi 4.18 dibandingkan dengan sebelumnya. Sedangkan metode RULA dengan bantuan software CATIA diraih hasil bahwa posisi pekerja meja potong plywood sebelum perbaikan mempunyai final skor 7, ditandai dengan warna merah menunjukan bahwa postur tersebut tidak aman dan mempunyai tingkat resiko cedera tinggi. Seusai perbaikan implementasi postur kerja dan analisa dengan bantuan software CATIA menunjukan perubahan warna menjadi hijau dan kuning dengan final skor 3, menandakan postur kerja yang lebih nyaman dan tingkat resiko cidera lebih rendah, hai itu membuktikan bahwa perbaikan berhasil.