PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DAN FISIK DI DEALER HONDA VETERAN PONTIANAK UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA MEKANIK MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL
Abstract
Sumber daya manusia adalah aset penting dalam menjalankan roda perusahaan. Menciptakan tenaga kerja yang profesional seringkali menghadapi berbagai tantangan. Perusahaan Honda Anugerah Santosa Pontianak adalah salah satu showroom Honda terpopuler di Kalimantan Barat. Jl. Veteran No.35 Kota Pontianak. Dealer Honda Anugerah Santosa memiliki enam orang mekanik yang bekerja pada satu shift kerja saja. Mekanik di Dealer Honda memberikan pelayanan kepada customer yang datang, contohnya seperti mengganti oli, mengganti ban, mengganti sparepart yang sudah rusak, service bulanan, dan lain-lain. Jika tingkat kepadatan kendaraan yang datang meningkat maka mekanik harus melakukan pekerjaan dengan posisi jongkok dan membungkuk yang cukup lama, yaitu sekitar 20-45 menit untuk setiap perbaikan yang dikerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja mental dan fisik pada mekanik juga memberikan rekomendasi perbaikan berupa pemerataan dan pembagian kerja oleh mekanik Dealer Honda Anugerah Santosa Pontianak dengan menggunakan metode NASA-TLX dan CVL. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini terdiri atas hasil pengukuran denyut nadi dan tingkat beban kerja mental. Hasil penelitian pada pengukuran beban kerja mental, yakni diperoleh rata-rata nilai Weighted Workload (WWL) sebesar 83.68 dengan dimensi Effort sebesar 311.67 sebagai nilai tertinggi. Kemudian, beban kerja fisik yang dirasakan oleh mekanik adalah sebesar 30.51% sehingga masuk kategori perbaikan namun tidak mendesak. Beberapa rekomendasi perbaikan untuk mengurangi beban kerja fisik dan mental yang dirasakan oleh para mekanik meliputi pemerataan kerja pada mekanik memperbaiki lingkungan kerja untuk menambah sirkulasi udara, mengganti bike lift yang rusak, penambahan peralatan penunjang, pengaturan jam istirahat besar dan istirahat kecil, serta menjaga kebersihan dan kerapian area kerja. Penggunaan APD juga disarankan untuk keselamatan kerja.
Kata Kunci: Beban Kerja, NASA-TLX, Cardiovascular Load, Kelelahan Kerja