IDENTIFIKASI KESALAHAN POSTUR KERJA PENENUN PADA PROSES PENGGULUNGAN BENANG TENUN MENGGUNAKAN METODE NBM DAN RULA DI KOPERASI RANTAI MAWAR DESA SUMBER HARAPAN KABUPATEN SAMBAS
Abstract
Koperasi Rantai Mawar merupakan koperasi yang terletak di Desa Sumber Harapan Kabupaten Sambas. Koperasi tersebut didirikan sebagai salah satu bentuk dukungan dan dorongan Pemerintah Daerah dalam melestarikan budaya tenun. Kegiatan yang dilakukan oleh anggota aktif Koperasi Rantai Mawar adalah menenun. Salah satu tahapan proses menenun adalah proses penggulungan benang tenun menggunakan alat penggulung benang yang dinamakan Tarau. Proses penggulungan benang masih dilakukan secara manual yaitu dengan bantuan putaran tangan searah jarum jam untuk memutar tuas alat. Postur kerja penenun pada proses penggulungan benang dilakukan duduk di lantai dalam keadaan dengan satu kaki menahan lantai dasar eksisting, serta posisi badan yang agak membungkuk dengan kepala dan leher yang tertunduk ke bawah, dibuktikan dengan hasil Kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada studi pendahuluan yang disebarkan kepada 20 orang penenun menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor individu diperoleh hasil 71,40 dari 28 titik jenis keluhan yang dialami. Hal tersebut menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor individu termasuk kedalam kategori tinggi, sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan segera. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi kesalahan postur kerja penenun pada saat proses penggulungan benang tenun dan memberikan rekomendasi perbaikan postur kerja yang lebih ergonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nordic Body Map (NBM) untuk mengukur titik-titik keluhan sakit melalui peta tubuh pada saat proses penggulungan benang tenun dan Rapid Upper Limb Assesment (RULA) untuk menganalisis postur kerja eksisting dan memberikan rekomendasi postur kerja yang lebih ergonomis menggunakan software CATIA V5R20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekomendasi postur kerja perbaikan sudah lebih ergonomis sehingga perbaikan belum diperlukan secara segera yang ditunjukkan dengan penurunan final score RULA yang signifikan yakni semula 7 warna merah menjadi 3 dengan warna kuning baik dilakukan dengan postur kerja duduk maupun berdiri.
Kata Kunci : Alat Penggulung Benang Tenun (Tarau), Nordic Body Map (NBM), Postur Kerja, Rapid Upper Limb Assesment (RULA).