STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MENGGUNAKAN METODE SWOT, DAN BCG (STUDI KASUS: LAKOE.FOOD)
Abstract
Lakoe Food adalah salah satu jenis UKM yang bergerak pada bidang kuliner seblak. Lakoe Food sendiri sudah berdiri sejak tahun 2020. Awal bedirinya Lakoe Food pemasaran yang dilakukan hanya dilakukan melalui sosial media Lakoe Food (@lakoe.food) yang masih aktif hingga saat ini. Lakoe Food mengalami permasalahan dengan penjualan yang bersifat fluktuatif atau tidak stabil. Wawancara yang dilakukan kepada pemilik usaha, faktor pertama yang menjadi alasan adalah banyaknya usaha sejenis sehingga persaingan dengan bisnis serupa menjadi ancaman dan kurangnya promosi agar produk Lakoe.Food dapat dikenal luas. Diharapkan pada penelitian ini dapat membantu dalam memberi ide ataupun masukan kepada pemilik usaha untuk meningkatkan penjualan. penelitian ini juga bertujuan untuk memperoleh rekomendasi strategi pemasaran yang sesuai dengan memanfaatkan analisis SWOT dan Boston Consulting Group. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dengan memanfaatkan pendapat sebanyak 35 responden yang sudah pernah membeli produk Lakoe.Food. Setelah itu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas untuk menguji tingkat valid dan tingkat konsisten dari pernyataan kuisioner penelitian. Jika hasil uji validitsa dan uji reliabilitas sudah mengatakan bahwa kuisioner penelitian valid dan reliabel, maka penelitian dapat dilanjutkan pada tahap pengolahan data menggunakan metode SWOT, dan BCG (Boston Consulting Grooup). Berdasarkan analisis SWOT penelitian didapatkan hasil bahwa posisi kuadran SWOT pada usaha Lakoe.Food berada pada kuadran II (strategi diversifikasi) atau strategi ST, dimana pihak Lakoe.Food dapat menerapkan strategi, yaitu mengembangkan inovasi produk dan kualitas produk, dan menambah opsi pembayaran. Â Sedangkan pada metode BCG mendapatkan hasil perhitungan pertumbuhan pasar Lakoe.Food sebesar -4,27%, sedangkan pangsa pasar relatif setelah dilakukan perbandingan dengan usaha sejenis adalah sebesar 0,65. Sehingga posisi kuadran BCG terhadap Lakoe.Food adalah terletak pada posisi kuadran sapi perah (cash cow), ), dimana pada kondisi ini perusahaan memiliki pangsa pasar yang tinggi namun dengan kondisi pertumbuhan pasar yang rendah. Sehingga pada posisi sapi perah, Lakoe Food bisa fokus terhadap pengelolaan dan penjualan berkelanjutan terhadap produk seblak agar terus menghasilkan arus kas yang konsisten.
Kata Kunci: Lakoe.Food, Analisis SWOT, Boston Consulting Group, BCG, pemasaran.