STRATEGI DAN RENCANA PENGEMBANGAN WISATA X MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SWOT DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)

Authors

  • Firsta Centrin Utomo Putri Universitas Tanjungpura
  • Febri Prima Universitas Tanjungpura
  • Pepy Anggela Universitas Tanjungpura

Abstract

Wisata X merupakan tempat wisata buatan di tepi sungai kapuas berkonsep pedesaan modern, yang dilengkapi dengan permainan anak, kuliner, penginapan serta kolam pemancingan. Wisata X mengalami penurunan jumlah pengunjung yang diakibatkan oleh beberapa faktor, seperti masalah infrastruktur, masalah pelayanan, kurangnya promosi, serta pengelolaan manajemen dan fasilitas yang belum maksimal. Tujuan penelitian untuk memberikan usulan strategi serta rencana pengembangan Wisata X menggunakan metode SWOT dan AHP dengan mempertimbangkan analisis tapak dan finansial. Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) digunakan untuk mengidentifikasi kondisi internal eksternal dan merumusakan strategi pengembangan, kemudian Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk mempriotitaskan strategi. Selanjutnya, menggunakan analisis tapak untuk melakukan perencanaan yang menyesuaikan dengan kondisi tapak serta melakukan analisis finansial untuk menilai kelayakan rencana pengembangan. Berdasarkan analisis SWOT dengan 33 indikator penelitian diperoleh hasil bahwa Wisata X berada di kuadran 3 dengan posisi WO (Weakness-Opportunity), sehingga Wisata X perlu segera mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal yang tersedia. Hasil pengolahan data AHP menghasilkan tiga strategi prioritas utama yaitu mengembangkan wahana ATV dan menambah wahana baru yang serupa serta lintasannya dengan priority score 0.178, strategi kedua yaitu menambah hari operasional menjadi 6 hari dalam seminggu, menyediakan fasilitas penunjang informasi dan keselamatan serta merekrut chef untuk menyediakan kualitas makanan yang lebih baik dengan priority score 0.109, dan strategi ketiga yaitu mengoptimalkan potensi ekowisata sebagai media edukasi pertanian lokal Rasau Jaya seperti jagung, semangka, blewah, sawi, dan timun yang ramah anak dengan priority score 0.080. Berdasarkan hasil analisis tapak dan analisis finansial, kondisi tapak dan investasi yang direncanakan untuk pengembangan ini dinyatakan layak untuk dilakukan, dengan nilai NPV sebesar Rp 1.777.611.078, nilai R/C Ratio sebesar 2.46, nilai IRR sebesar 50.76%, dan payback period selama 1.7 tahun. Kata Kunci: Wisata, SWOT, AHP, Pengembangan, Finansial

Author Biographies

Firsta Centrin Utomo Putri, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Febri Prima, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Pepy Anggela, Universitas Tanjungpura

Jurusan Teknik Industri

Downloads

Published

2025-06-24