EVALUASI PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MESIN PRODUKSI CPO DI PT. XYZ
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Total Productive Maintenance (TPM) dalam upaya meningkatkan efektivitas mesin produksi Crude Palm Oil (CPO) di PT Rana Wastu Kencana. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya frekuensi kerusakan (breakdown) dan waktu henti (downtime) akibat kurang optimalnya perawatan mesin. Evaluasi dilakukan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), yang terdiri dari tiga indikator utama: Availability, Performance, dan Quality. Selain itu, analisis akar masalah dilakukan melalui Diagram Fishbone untuk mengidentifikasi faktor penyebab penurunan efektivitas. Data yang digunakan bersumber dari catatan operasional produksi periode Januari hingga Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata OEE sebesar 91%, telah melampaui standar world class (≥85%). Rata-rata Availability dan Performance masing-masing sebesar 95%, sementara Quality mencapai 100%. Namun, pada bulan Januari hingga April, OEE belum mencapai target, disebabkan oleh performa mesin yang tidak konsisten. Analisis sebab-akibat menunjukkan bahwa rendahnya efektivitas disebabkan oleh faktor usia mesin yang telah melebihi 10 tahun, keterampilan operator yang terbatas, penerapan SOP yang tidak konsisten, serta kualitas bahan baku yang bervariasi. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan adanya peningkatan pelatihan bagi operator, penegakan standar operasional, penguatan perawatan mandiri (autonomous maintenance), serta peningkatan kontrol kualitas bahan baku guna menjamin keberlanjutan efektivitas mesin. Kata kunci: Mesin produksi, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Pabrik kelapa sawit, Total Productive Maintenance (TPM).Downloads
Published
2025-07-29
Issue
Section
Articles