ANALISA PROSES, NERACA MASSA DAN ENERGI PADA PRA-RANCANGAN PABRIK ALUMINIUM HIDROKSIDA DARI BIJIH BAUKSIT DENGAN METODE BAYER KAPASITAS 300.000 TON/TAHUN
Keywords:
Bayer, Aluminium Hidroksida, Neraca Massa, Neraca Energi.Abstract
Indonesia memiliki cadangan bijih bauksit yang melimpah, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat, yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi produk turunan bernilai tambah tinggi. Sejalan dengan kebijakan pemerintah yang melarang ekspor mineral mentah dan mendorong pengolahan di dalam negeri, pendirian pabrik aluminium hidroksida menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi sumber daya alam serta mengurangi ketergantungan impor. Aluminium hidroksida merupakan bahan baku penting dalam industri kimia, tawas, Printed Circuit Board, kaca, dan kabel dan berbagai aplikasi industri lainnya. Pra-rancangan ini bertujuan untuk merancang pabrik aluminium hidroksida dari bijih bauksit menggunakan proses Bayer dengan kapasitas produksi sebesar 300.000 ton per tahun. Proses Bayer dipilih karena memiliki konsumsi energi yang relatif rendah, yield tinggi, serta mampu menghasilkan produk aluminium hidroksida dengan tingkat kemurnian hingga 97,59%. Tahapan proses utama meliputi persiapan bahan baku, digestion menggunakan larutan natrium hidroksida, pemisahan red mud, presipitasi aluminium hidroksida, pemisahan padatan-cairan, dan pencucian produk. Pra-Perancangan dilakukan dengan basis operasi kontinu selama 330 hari per tahun dan 24 jam per hari. Kajian meliputi pemilihan proses, neraca massa, neraca energi, spesifikasi bahan baku dan produk, serta kebutuhan utilitas. Selain itu, dilakukan analisis pasar dan pemilihan lokasi pabrik di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berdasarkan ketersediaan bahan baku, sarana transportasi, utilitas, dan kebijakan pemerintah. Hasil pra-rancangan menunjukkan bahwa pendirian pabrik aluminium hidroksida dengan proses Bayer layak untuk dikembangkan secara teknis dan strategis dalam mendukung industri hilirisasi bauksit di Indonesia.References
Wardianingsih, Ricka & Tio Riyono. 2023. Pelarangan Ekspor Bauksit Tahun 2023: Mampukah Pemerintah Hilirisasi Bauksit? Buletin APBN Vol. VII. Ed. 4.
Anugrah, R.I. dan Mamby. 2020. Pelindian Alumina dan Besi Oksida Bijih Bauksit. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, Vol. 16, No. 1.
Akbar, F dan M. Fadhil. 2021. Pra Rancangan Pabrik Kimia Alumina dari Bauksit dan Natrium Hidroksida dengan Proses Bayer Kapasitas Produksi 440.000 ton/tahun. Jurnal Tugas Akhir Teknik Kimia. Vol. 4(1): 47-53.
Hudson, L. K. 2002. Alumunium Oxide Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Willey.
Featherston, R.H. (1972). Precipitation Of Alumina Hydrate. Patent Us3649184.
Maya, Poppy Puspa, dkk. 2023. Evaluasi Neraca Massa Dan Neraca Energi Pada Proses Distilasi Atmosferik di Unit Kilang Ppsdm Migas Cepu. Jurnal Teknologi Separasi. Vol. 9, No. 4.
Narulita, Mia, dkk. 2021. Perhitungan Neraca Energi Converter (30-R-1201) Pada Unit Asam Sulfat Pabrik Iii B PT Petrokimia Gresik. Jurnal Teknologi Separasi. Vol. 7, No. 2.