PRA RANCANGAN PABRIK GULA KRISTAL PUTIH DARI TEBU MENGGUNAKAN PROSES PEMURNIAN SULFITASI DENGAN KAPASITAS 150.000 TON/TAHUN

Authors

  • Sri Utari Shinta Dewi Tanjungpura University
  • Darul Giring Alana Tanjungpura University
  • Wivina Diah Ivontianti Tanjungpura University
  • Rinjani Ratih Rakasiwi Tanjungpura University

Keywords:

Gula kristal putih, Sulfitasi, Tebu

Abstract

Pra rancangan pabrik gula kristal putih menggunakan tebu sebagai bahan baku utama. Pabrik direncanakan beroperasi selama 330 hari per tahun, 24 jam sehari dengan kapasitas 150.000 ton/tahun. Proses pemurnian yang dipilih untuk produksi gula adalah proses sulfitasi. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat dengan luas area pabrik 11.000 m2. Bentuk badan usaha yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan 135 orang. Kebutuhan air pabrik sebesar 288.592,22 kg/jam yang diperoleh dari air laut di Sungai Kunyit. Kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan daya 700 kW. Hasil analisis ekonomi diperoleh sebagai berikut: Fixed Capital Investment = Rp 576.758.166.156, Working Capital Investment = Rp. 20.952.253.925, Total Capital Investment = Rp. 1.048.106.223.040,08, Total Biaya Produksi = 1.762.480.124.265,42, Hasil Penjualan = Rp. 2.645.409.210.000, Laba bersih = Rp. 427.965.349.060,94, Pay Out Time (POT) = 1 tahun 2 bulan, Shut Down Point= 37% dan Break even Point (BEP) = 44 %. Dari analisa hasil ekonomi di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa perancangan pabrik Gula Kristal Putih dari tebu menggunakan proses pemurnan sulfitasi kapasitas 150.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan karena 4 faktor yaitu ROI, POT, BEP dan SDP sudah memenuhi syarat standar kelayakan.

References

Aries, R.S., Newton, R.D. 1955. Chemical Engineerin Cost Estimation. McGraw Hill Book Company. New York.

Badan Pusat statistik (BPS). 2022. Statistik Indonesia. www.bps.go.id. (Diakses pada tanggal 5 Februari 2022).

Direktorat Jendral Perkebunan Indonesia. 2016. Tebu 2015-2017.

Suriani, Putra, J. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Gula di Indonesia. Jurnal Ekonomika Universitas Almuslim Bireuen. 3:(6)

Suwarno, Ratnani, R.D., Hartati, I. 2015. Proses Pembuatan Gula Introvert Dari Sukrosa Dengan Katalis Asam Sitrat, Asam Taurat, dan Asam Klorida. Jurnal Momentum. 11:(2)

Syaifuddin, Muhammad. 2011. Gagasan Pengaturan Hukum Pemeriksaan Perseroan Terbatas. Jurnal Dinamika Hukum.11 (2): 274-275.

Wiranta, Y.S. 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Gula Pasir di Indonesia Tahun 1980 – 2010. Economics Development Analysis Journal. 2:(1)

Zaputra, Aris., Ismayani., Romano. 2015. Strategi Pengembangan Klustur Perkebunan Kopi dan Tebu untuk Pengembangan Ekonomi Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Agribisnis. 16 (2) : 39-40

Published

2023-02-14

Issue

Section

Articles