UTILITAS DAN ANALISIS EKONOMI PADA PRA-RANCANGAN PABRIK ASAM SALISILAT DENGAN PROSES KOLBE-SCHMITT KAPASITAS 7.500 TON/TAHUN

Authors

  • Zefania Riri Tanjungpura University
  • Patrinela Hilda Tanjungpura University
  • Rinjani Ratih Rakasiwi Tanjungpura University
  • Wivina Diah Ivontianti Tanjungpura University

Keywords:

Asam Salisilat, Ekonomi Pabrik, Utilitas

Abstract

Asam salisilat juga dikenal sebagai C6H4(OH)(COONa), merupakan suatu senyawa kimia. Asam salisilat berbentuk serbuk putih atau kristal yang mudah larut dalam lemak dan sukar larut dalam air. Asam salisilat memiliki berbagai aplikasi penting dalam industri farmasi dan kosmetik. Penggunaan asam salisilat di antaranya pada bidang farmasi sebagai bahan baku pada pembuatan obat aspirin dan dalam pembuatan kosmetik berfungsi sebagai zat yang dapat mencegah timbulnya jerawat. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan meningkatkan ekspor negara, direncanakan pabrik ini beroperasi selama 330 hari dalam setahun dengan jumlah pekerja sebanyak 157 orang. Pabrik menggunakan bahan baku berupa fenol sebanyak 699,277 kg/jam, natrium hidroksida sebanyak 297,564 kg/jam, karbon dioksida sebanyak 324,048 kg/jam, dan asam sulfat sebanyak 353,487 kg/jam. Berdasarkan evaluasi ekonomi, pabrik ini membutuhkan biaya produksi sebesar Rp 333.952.135.699,96/tahun. Analisis kelayakan setelah pajak menunjukkan bahwa Return on Investment yang dihasilkan adalah sebesar 51,6723 %. Pay Out Time pabrik ini adalah 1,62 tahun, dengan Profit on Sales sebesar 33,8313 %. Break Event Point sebesar 44,9843 % dan Shut Down Point sebesar 22,72 %. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pabrik asam salisilat dengan kapasitas 7.500 ton/tahun dari fenol, natrium hidroksida, karbon dioksida, dan asam sulfat layak untuk didirikan.

Published

2024-07-16

Issue

Section

Articles