PRA-RANCANGAN PABRIK ASAM SALISILAT DENGAN PROSES KOLBE-SCHMITT KAPASITAS 7.500 TON/TAHUN KAJIAN PROSES, NERACA MASSA DAN ENERGI
Abstract
Asam salisilat atau C6H4(OH)(COOH) berbentuk kristal putih, tidak berbau, dan stabil di udara bebas. Asam salisilat memiliki berbagai aplikasi penting, diantaranya pada bidang farmasi sebagai bahan baku pada pembuatan obat aspirin, metil salisilat, dan salisilamide, serta dalam pembuatan kosmetik sebagai zat yang dapat mencegah timbulnya jerawat. Direncanakan pembuatan pabrik asam salisilat dengan kapasitas 7.500 ton/tahun di kawasan industri Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Pabrik ini dioperasikan selama 330 hari dalam setahun, dengan sistem operasi kontinu selama 24 jam/hari. Pabrik menggunakan bahan baku fenol sebanyak 699,277 kg/jam, natrium hidroksida 297,564 kg/jam, karbon dioksida 324,048 kg/jam, dan asam sulfat 353,487 kg/jam. Asam salisilat diproduksi melalui proses Kolbe-Schmitt melalui tiga tahapan reaksi, yaitu pembentukan sodium phenolate pada suhu 100 °C dan tekanan 1 atm, pembentukan sodium salisilat pada suhu 175 °C dan tekanan 4,93 atm, serta pembentukan asam salisilat pada pada suhu 60 °C dan tekanan 1 atm. Melalui perhitungan, didapatkan nilai neraca massa input sebesar 27.070,5 kg/jam dan nilai neraca massa output sebesar 27.070,5 kg/jam. Sedangkan nilai neraca energi input sebesar 4.565.103 kkal/jam dan nilai neraca energi output sebesar 4.565.103 kkal/jam. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pabrik asam salisilat dengan kapasitas 7.500 ton/tahun dari fenol, natrium hidroksida, karbon dioksida, dan asam sulfat layak untuk didirikan.
Kata Kunci : Asam Salisilat, Kolbe-Schmitt, Neraca Energi, Neraca Massa.