UTILITAS DAN ANALISIS EKONOMI PADA PRA-RANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOMASSA (PLTBM) DI KABUPATEN KETAPANG MENGGUNAKAN SIKLUS RANKINE DARI CANGKANG KELAPA SAWIT KAPASITAS 50 MW
Keywords:
biomassa, cangkang kelapa sawit, listrikAbstract
Cangkang kelapa sawit merupakan biomassa yang melimpah di Indonesia salah satunya di Provinsi Kalimantan Barat. Cangkang kelapa sawit ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan bakar energi terbarukan dalam menghasilkan listrik. Jika dibandingkan dengan biomassa lainnya, cangkang sawit merupakan bahan bakar biomassa yang memiliki kualitas cukup baik dengan ukuran yang seragam, mudah dihancurkan dan proses pembakarannya cukup cepat karena tingkat kelembapan cangkang sawit yang rendah. Melimpahnya limbah cangkang sawit yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, dapat dimanfaatkan menjadi penganti energi fosil. Ditetapkan kapasitas pra-rancangan pabrik yang akan dibangun pada tahun 2026 sebesar 50 MW, dengan tujuan untuk meningkatkan produksi energi terbarukan yang akan mengganti energi fosil yang mulai menipis . Dalam pra-rancangan PLTBM ini, alat-alat utama dengan spesifikasi yang diinginkan memainkan peran yang sangat penting dalam menghasilkan produk listrik.. Beberapa alat utama yang digunakan yaitu reaktor fluidized bed gasifier, boiler dan turbin generator. Berdasarkan hasil analisis ekonomi diperoleh keuntungan sebelum pajak Rp. 88.511.909.965,35, total keuntungan setelah pajak 25% sebesar Rp. 66.383.932.474,01, dengan return on investment (ROI) sebelum pajak 73,23%, dan setelah pajak 54,92%. Pay Out time setelah pajak 1,54 tahun. Break event point (BEP) sebesar 45%. Shut down point (SDP) sebesar 34%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pra-rancangan pembangkit listrik tenaga biomassa dari cangkang kelapa sawit dengan kapasitas 50 MW layak untuk didirikan.
References
Aditya, Indra A., Fajar Haryadi dan Indri Haryani. 2022. Analisis Pengujian CO-Firing Biomassa Cangkang Kelapa Sawit pada PLTU Circulating Fluidized Bed (CFB) sebagai Upaya Bauran Energi Terbarukan. Rotasi. 24(2): 61-66.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2023). Kapasitas Produksi , diakses tanggal 12 Juli 2024, https://tkdn.kemenperin.go.id
Bionda, A. R., & Mahdar, N. M. (2017). Pengaruh gross profit margin, net profit margin, return on asset, dan return on equity terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur di bursa efek indonesia. Kalbisocio Jurnal Bisnis dan Komunikasi, 4(1), 34-49.
Alibaba, 2024. Harga Bahan Baku dalam www.Alibaba.com, diakses tanggal 17 Juli 2024.
Brownell, L. E. & Young, E. H., 1959. Process Equipment Design. New York: John Wiley and Sons.
Yaws, 1999. Chemical Properties Handbook. New York: McGraw-Hill.
Matche 2014. Harga Alat dalam www.matche.com, diakses tanggal 24 Juli 2024.
Kern, 1983. Process Heat Transfer. New York: McGraw-Hill.
Geankoplis, C. J., 2003. Transport Processes and Unit Operation. 4th penyunt. New York: Prentice Hall.
Aries, R. S. & Newton, R. D., 1955. Chemical Engineering Cost Estimation. New York: McGraw-Hill.
Garrett, D.E., 1989. Chemical Engineering Economics. Springer Netherlands, Dordrecht. https://doi.org/10.1007/978-94-0116544-0