ANALISIS PROSES, NERACA MASSA, DAN ENERGI PADA PRA-RANCANGAN PABRIK SANTAN BUBUK DENGAN METODE SPRAY DRYING DENGAN KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN

Authors

  • Rachel Rotua Bertha BR Pakpahan
  • Kiki Aristi
  • Wivina Diah Ivontianti
  • Rinjani Ratih Rakasiwi

Keywords:

Neraca Energi, Neraca Massa, Santan bubuk, Spray drying

Abstract

Santan merupakan bahan penting dalam masakan tradisional Indonesia, sehingga kebutuhan santan sangat tinggi. Untuk memenuhi permintaan ini, inovasi santan bubuk dikembangkan guna mempermudah penggunaan dan pengiriman. Dengan mendirikan pabrik santan bubuk, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan santan dalam negeri dan internasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Pabrik ini direncanakan dibangun pada tahun 2026, dengan kapasitas produksi sebesar 25.000 ton per tahun, beroperasi selama 24 jam sehari dan 330 hari per tahun. Proses produksi santan bubuk menggunakan metode spray drying yang telah dibandingkan dengan metode lain untuk memastikan kualitas produk yang baik. Berdasarkan perhitungan neraca massa dan energi, input neraca massa tercatat sebesar 13.802,26 kg/jam dengan output 3.156,91 kg/jam. Sementara itu, input dan output neraca energi masing-masing sebesar 16.612.607,92 Kj/jam. Proses spray drying ini juga memperhatikan aspek lingkungan dengan melakukan pengolahan terhadap limbah cair, padat, dan gas yang dihasilkan, sehingga ramah lingkungan. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi santan serta memperluas pasar santan bubuk di dalam dan luar negeri.

References

www.hipwee.com. 2021.https://www.hipwee.com/feature/popularitas-santan-kemasan-meroket-tetra-pak-ungkap-alasan-masyarakat-beralih-konsumsi/. Diakses 17 Oktober 2023.

Ariningsih, S., Hasrini, R. F., & Khoiriyah, A. (2020). Analisis produk santan untuk pengembangan standar nasional produk santan Indonesia. Balai Besar Industri Agro, Kementerian Perindustrian, 231-238.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2022. Ekspor Impor. www.bps.go.id.

Badan Pusat Statistik (BPS). 2021. Ekspor Impor. www.bps.go.id.

Republik Indonesia. 1999. Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1999 tentang Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Bab III, Pasal 4 dan Pasal 25..

Seveline. 2017. Kajian Teknik Pengeringan Semprot (Spray Drying) untuk Pengawetan dan Produksi Probiotik. Jurnal Agroindustri Halal. 3(1): 2442-3548.

Hariyadi, P. (2017). PENGERING SEMPROT: Aplikasinya untuk Mikroenkapsulasi Komponen Fungsional. Foodreview Indonesia, 12(5), 50-53.

Himmelblau, D.M., 1996. Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering. Prentice Hall International. London

Hougen, O. A., & Watson, K. M. 1943. Chemical Process Principles. Wiley.

Yaws, C.L. 2015. The Yaws Handbook of Physical Properties for Hydrocarbons and Chemical. Elsevier. New York.

Barlina, R. (2004). Potensi buah kelapa muda untuk kesehatan dan pengolahannya. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 3(2), 46-60.

Kaseke, H. F. G. 2017. Mempelajari Kandungan Gizi Tepung Ampas Kelapa dari Pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) dan Minyak Kopra Putih. Jurnal Penelitian Teknologi Industri. 9(2): 115-122

Published

2024-08-13

Issue

Section

Articles