UTILITAS DAN ANALISIS EKONOMI PADA PRA-RANCANGAN PABRIK MAGNESIUM SULFAT HEPTAHIDRAT DARI MAGNESIUM KARBONAT DAN ASAM SULFAT KAPASITAS 22.500 TON/TAHUN
Abstract
Indonesia masih bergantung kepada negara lain dalam pemenuhan bahan baku pada industri kimia. Salah satu bahan kimia yang banyak digunakan yaitu magnesium sulfat. Ditetapkan kapasitas pra-rancangan pabrik magnesium sulfat yang akan didirikan pada tahun 2027 adalah sebesar 22.500 ton/tahun.Magnesium sulfat diproduksi melalui reaksi antara magnesium karbonat dan asam sulfat dengan konversi sebesar 98%. Pada pra-rancangan pabrik magnesium sulfat ini diperlukan alat-alat utama dengan spesifikasi yang diinginkan berperan sangat penting pada pembuatan magnesium sulfat. Beberapa alat yang digunakan yaitu mixer, reaktor alir tangki berpengaduk, evaporator, centrifuge, crystallizer dan rotary dryer. Berdasarkan hasil analisis ekonomi didapatkan hasil bahwa Total Capital Investment (TCI) yang dibutuhkan sebesar IDR1.194.703.945.091. Keuntungan sebelum pajak sebesar IDR 565.383.052.712 dan setelah pajak sebesar IDR 452.306.442.170. Persentase Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 65,544% dan setelah pajak sebesar 52,435%, Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 1,3 tahun dan setelah pajak 1,6tahun. Nilai Break Event Point (BEP) sebesar 22,875% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 6,402%. Berdasarkan analisis ekonomi tersebut, pra-rancangan pabrik magnesium sulfatdengan kapasitas 22.500 ton/tahun dinilai layak didirikan.Published
2025-01-30
Issue
Section
Articles