PRA-RANCANGAN PABRIK KEJU SEGAR DARI SUSU KAMBING TANPA PROSES FERMENTASI DENGAN MENGGUNAKAN SARI LEMON SEBAGAI KOAGULAN KAPASITAS 318 TON/TAHUN; KAJIAN PROSES, NERACA MASSA DAN ENERGI
Keywords:
Kata Kunci, keju segar, susu kambing, sari lemon, neraca massa, neraca energiAbstract
Industri pangan berperan penting dalam transformasi sektor pangan melalui pengembangan inovasi dan teknologi, dengan subsektor industri pangan sebagai kontributor terbesar dalam industri manufaktur Indonesia. Salah satu subsektor prioritas adalah peternakan, khususnya produksi susu yang belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Kambing perah, terutama jenis Peranakan Etawah (PE), menjadi alternatif potensial penghasil susu selain sapi. Susu kambing memiliki kandungan gizi tinggi dan lebih mudah dicerna, serta dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, salah satunya keju segar. Keju segar memiliki proses pembuatan yang relatif singkat, tekstur lembut, dan kandungan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan antioksidan. Namun, konsumsi keju di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan meningkatkan ekspor negara, Pabrik Keju Segar Dari Susu Kambing Tanpa Proses Fermentasi Dengan Menggunakan Sari Lemon Sebagai Koagulan Kapasitas 318 Ton/Tahun di kawasan industri Wajok Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Pabrik ini dioperasikan selama 330 hari dalam setahun. Pabrik menggunakan bahan baku berupa susu kambing segar sebanyak 74,2424 kg/jam dan sari lemon sebanyak 0,8194 kg/jam. Berdasarkan evaluasi ekonomi, pabrik ini membutuhkan biaya produksi sebesar Rp 30.274.525.789,14/tahun. Analisis kelayakan setelah pajak menunjukan bahwa Return on Investment yang dihasilkan sebesar 30,114675%. Pay Out Time pabrik ini adalah 2,17 tahun, dengan Profit on Sales sebesar 30,9709%. Break Event Point sebesar 28,61663% dan Shut Down Point sebesar 11,340208%.References
San, M. G., J. J. RodrÃguez, S. Gurram, S. Clark, B. G. Swanson, and G. V. Barbosa-Cánovas. 2007. composition and Yield, rheological characteristics of cheddar cheese made with high pressure processed milk. Food Sci. Technol. 40: 697-705.
Badan Pusat Statistik. 2024. Statistik Indonesia. www.bps.go.id.
Razig K.A.A., Babiker N.A.A.2009.Chemical and Microbiological Properties of Sudanes White Soft Cheese Made by Direct Acifidation Technique. Pakistan Journal of Nutrition 8:1138-1143.
Standar Nasional Indonesia. Susu Pasteurisasi. (SNI 01-3951-1995)
El-Bakry, M., F. Beninati, E. Duggan, E. D. O’Riordan, M. O’Sullivan 2011. Reducing salt in imitation cheese: effects on manufacture and functional properties. J. Food Res. Int. 44: 589 596.
Smith, J. M. 1950. Introduction to Chemical Engineering Thermodynamics. Mc Graw Hill Internatinonal Book Company. New York.