UTILITAS DAN ANALISIS EKONOMI PADA PRA RANCANGAN PABRIK METIL AKRILAT DARI ASAM AKRILAT DAN METANOL DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 40.000 TON/TAHUN

Authors

  • Jesica Febriani Silalahi Tanjungpura University
  • Aris Raymond Girsang
  • Marcelina Marcelina
  • Lalak Tarbiyatun Nasyin Maleiva

Abstract

Metil akrilat merupakan senyawa kimia yang mempunyai ikatan rangkap yang biasa digunakan sebagai bahan baku untuk produksi poliakrilat yang digunakan sebagai cat, bahan perekat, dan binder untuk industri kulit, kertas dan tekstil serta untuk komponen kopolimer dari acrylic fiber. Metil akrilat juga merupakan bahan baku utama dalam industri kimia yaitu sebagai emulsion dan solution polymer yang digunakan dalam industri kertas, tekstil, cat, dan keramik. Pemenuhan kebutuhan metil akrilat dalam negeri masih bergantung pada impor untuk memenuhi permintaan dalam negeri. Metil akrilat diproduksi dengan proses esterifikasi asam akrilat dan metanol dengan bantuan katalis asam sulfat dengan konversi sebesar 99%. Dalam produksi metil akrilat ini menggunakan Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) pada suhu 80oC dan tekanan 2 atm. Pabrik ini direncanakan berdiri pada tahun 2027 dengan kapasitas 40.000 ton/tahun. Pabrik ini akan didirikan di kawasan industri Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat dengan jumlah karyawan sebanyak 150 orang. Berdasarkan hasil analisis ekonomi didapatkan hasil bahwa total capital investment yang dibutuhkan untuk pendirian pabrik sebesar Rp 1.112.280.422.296,98. Keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 513.892.763.388,03 dan setelah pajak adalah sebesar Rp 385.419.572.541,02. Nilai Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 86,01% dan sesudah pajak sebesar 64,50%. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 0,9 tahun dan sesudah pajak 1,2 tahun. Nilai Break Event Point (BEP) adalah sebesar 40,08% dan nilai Shut Down Point (SDP) adalah 22,97%. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi tersebut, pabrik metil akrilat dari asam akrilat dan metanol ini layak didirikan.

Published

2025-08-07

Issue

Section

Articles