STUDI PERBANDINGAN TINGKAT PEMADATAN TANAH DENGAN DAN TANPA METODE ELEKTROKINETIK PADA TANAH LUNAK
DOI:
https://doi.org/10.26418/jtst.v21i2.59203Keywords:
tanah lunak, preloading, elektrokinetik, pemadatan.Abstract
Pada pengujian pemadatan digunakan pembebanan preloading beban bertahap sebanyak 4 tahap dengan beban awal sebesar 168 kg/m2, 336 kg/m2, 504 kg/m2 dan 672 kg/m2, pemberian arus sebesar 5 A, 20A dan 20A dengan air garam tiap tahap pembebanan. Hasil dari pengujian lapangan akan disandingkan dengan perhitungan secara manual maupun menggunakan program plaxis V.20. Pada percobaan lapangan dengan metode preloading didapatkan penurunan sebesar 6,31 cm dalam waktu 25 hari, preloading kombinasi arus 5A didapatkan penurunan sebesar 6,78 cm dalam waktu 22 hari, preloading kombinasi arus 20A didapatkan penurunan sebesar 9,15 dalam waktu 21 hari dan preloading kombinasi arus 20A+air garam didapatkan penurunan sebesar 9,38 cm dalam waktu 19 hari. Pemodelan menggunakan plaxis V.20 dengan perubahan nilai koefisien permeabilitas menunjukan perilaku yang sama, bahwa kecepatan air berpindah dari anoda (+) menuju katoda (-) akibat proses electroosmosis. Hasil perhitungan menunjukan preloading kombinasi arus 20A+air garam didapatkan penurunan sebesar 9,85 cm dalam waktu 19 hari. Preloading yang dikombinasikan dengan metode elektrokinetik memiliki efektifitas sebesar 148,65% dan tingkat efektifitas waktu sebesar 31,58% pada beban 672 kg/m2 dengan arus 20A+air garam. Hasil pengujian menunjukan kenaikan kuat geser tanah sebesar 7,05 kali dari kuat geser tanah sebelum diberikan perlakuan. Serta menunjukan perubahan tekanan air pori sebesar 8,99 "“ 9,49 kali lebih baik bila menggunakan metode preloading. Pemberian air garam mampu memperkecil hambatan dan membuat arus listrik lebih stabil serta menjaga tiang anoda dan katoda dari korosi. Dari pengujian lapangan dan pemodelan dengan program plaxis V.20 menunjukkan metode elektrokinetik dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif perbaikan pada tanah lunakReferences
Abdullah, W., & Al-abadi, A. (2010). Cationic-Electrokinetic Improvement of An Expansive Soil. Apllied Clay Science, Vol. 47, 343-350.
Andhiepsa, V.Y.D (2016). Pengaruh Besaran Voltase Metode Elektrokinetik Terhadap Pengembangan Tanah Lempung Ekspansif. Laporan Tugas Akhir. Jurusan Teknik Sipil. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Atmajaya, Y.R., Surjandari, N.S., & As’ad, S. (2013). Pengaruh Penggunaan Elektroosmosis Terhadap Parameter Kuat
Geser Tanah Lempung. E-Jurnal Matriks Teknik Sipil, Vol. 1, 30-37.
Azami, F. I. (2017). Kajian Efisiensi Kelompok Tiang dengan Konfigurasi 3x3. Universitas Tanjung Pura
Das, B. M. (1995). Mekanika Tanah (Prinsip – prinsip Rekayasa Geoteknis). Penerbit Erlangga, terjemahan.
Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah II. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Jayasekera, S. (2007). Stabilising Volume Change Characteristic of Expansive Soil Using Electrokinetic : A Laboratory Based Investigation. Final Project. Civil Engineering. University of Ballarat.
Malekzadeh, M., Lovisa, J., & Sivakugan, N. (2016). An Overview Of Electrokinetic Consolidation Of Soils. Geotechnical Geology Engineering, Vol. 34, 759-776.
Mosavat, N., Oh, E., & Chai, G. (2012). A Review Of Electrokinetic Treatment Technique For Improving The Engineering Characateristic Of Low Permeable Problematic Soils. International Journal Of Geomate, Vol. 2, 266-272.
Muntohar, A. S. (2014). Prinsip – prinsip Perbaikan Tanah. Yogyakarta: LP3M UMY.
Thuy, T. T., Eka, D. P.,Budianta, W., & Hazarika, H. (2013). Improvement of Expansive Soil By Electro-Kinetic Method. Journal Sains Engineering Asian Applied Geological, Vol. 5, 50-59.
Tjandra, D., & Budi, G. S. (2009). Pengaruh Elektrokinetik Terhadap Peningkatan Daya Dukung Tanah Lempung Lunak. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan, Vol. XIII, 5-6
Tjandra, D., & Wulandari, P. S. (2006). Pengaruh Elektrokinetik Terhadap Daya Dukung Pondasi Tiang di Lempung Marina. Civil Engineering Dimension, Vol. 8, 15-19.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal TEKNIK-SIPIL

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.