Variation of Gypsum Compound on Physical and Mechanical Properties of Lightweight Brick from Rice Husk

Authors

  • Erra Arsita Department of Civil Engineering, Unversity of Tanjungpura
  • Asep Supriyadi Department of Civil Engineering, Unversity of Tanjungpura
  • Erwin Sutandar Department of Civil Engineering, Unversity of Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.26418/jts.v24i4.89190

Keywords:

Lightweight Brick, Rice Husk, Gypsum Compound, Physical Properties, Mechanical Properties

Abstract

The construction development in Indonesia increases the demand for building materials, including lightweight bricks as wall materials. Recent innovations utilize natural materials, such as rice husk, as an alternative mixture that is environmentally friendly and can reduce the volume weight of lightweight bricks. This research uses gypsum compound as a cement substitute binder in a mixture of rice husk lightweight bricks to analyze the effect of variations in the use of gypsum on the physical and mechanical properties of lightweight bricks, as well as to determine the ideal percentage of gypsum compound and cement reduction. The research method used is experimental, with the manufacture of test specimens for visual testing, volume weight, water absorption, sound resistance, heat resistance, drying shrinkage, compressive strength, and split tensile strength. The mix composition used a volume ratio of 1 cement: 3 rice husk, with gypsum substitution of 0%, 35%, 40%, 45%, and 50%. The results showed that adding gypsum to lightweight bricks can accelerate the hardening process but reduce its physical and mechanical performance, such as decreasing compressive strength and increasing water absorption. Therefore, this research does not recommend using gypsum compound to manufacture rice husk lightweight bricks.

References

Abidin, Z., Sunardi, S., & Violet, V. (2018). Bata Ringan dari Campuran Limbah Sekam Padi dan Serbuk Gergajian. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 3(2), 106-112.

Apriyanthi, R., Purbayati, R., & Setiawan, S. (2020). Faktor–Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Sektor Konstruksi pada Perbankan Syariah di Indonesia. ProBank/; Jurnal Ekonomi dan Perbankan, 5(1), 25-35.

ASTM C1693-09, (2009). Standard Specification For Autoclaved Aerated Concrete (AAC). ASTM Internasional.

Aziz, S. A. (2008). Tinjauan Kekuatan Dinding Panel Bertulangan Bambu Dengan Bahan Tambah Abu Batu Bara (Fly Ash), Gypsum dan Lem Beton. Doctoral Dissertation: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Badan Standarisasi Nasional, 1991. SNI 15-2531-1991. Metode Pengujian Berat Jenis Semen Portland. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional, 1998. SNI-03-4804-1998. Metode Pengujian Berat Isi Dan Rongga Udara Dalam Agregat. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional, 2002. SNI 03-6827-2002. Pengujian Waktu Ikat Awal Semen Portland. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional, 2004. SNI 15-2049-2004. Pengujian Konsistensi Normal. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional, 2015. SNI 2049-2015. Semen Portland. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional, 2018. SNI-8640-2018. Spesifikasi Bata Ringan Untuk Pasangan Dinding. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional, 2019. SNI 6989.11:2019. Air dan Air Limbah, Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional. 2002. SNI 03-2847-2002. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional. 2011. SNI 1971:2011. Cara Uji Kadar Air Total Agregat dengan Pengeringan. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badan Standarisasi Nasional. 2013. SNI 7974:2013. Spesifikasi Air Pencampur yang Digunakan Dalam Produksi Beton Semen Hidraulis. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Badi’ati, N., & Zulistiani, Z. (2023). Peningkatan Daya Saing Toko Bangunan Sumber Rejeki Kabupaten Blitar Melalui Strategi Pemasaran Berbasis Analisis SWOT. Jurnal Simki Economic, 6(2), 452-462.

Bhakti, C. P., Ghafur, A. L., Setiawan, R. A., & Widodo, A. (2019). Pelatihan dan Pemanfaatan Sekam Padi Menjadi Briket Bioarang di Desa Kemranggon, Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 117-122.

Budirahardjo, S., Kristiawan, A., & Wardani, A. (2014). Pemanfaatan Sekam Padi pada Batako. Prosiding Sains Nasional dan Teknologi, 1(1).

Duque-Acevedo, M., Lancellotti, I., Andreola, F., Barbieri, L., Belmonte-Ureña, L. J., & Camacho-Ferre, F. (2022). Management of Agricultural Waste Biomass As Raw Material for the Construction Sector: An Analysis of Sustainable and Circular Alternatives. Environmental Sciences Europe, 34(1), 70.

Frapanti, S., Tanjung, L. E., Riza, F. V., Nasution, A. R., & Zulkarnain, F. (2024). Comparison of Physical and Mechanical Properties of Traditional Bricks in Deli Serdang with No-Burn Bricks Using Rice Husk Ash. Journal of Engineering and Applied Science, 71(1), 143.

Hartini, H. (2018). Pemanfaatan Bahan Beton Bekas Sebagai Pengganti Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan, 7(1), 54-62.

Hartono, W., & Handayani, D. (2021). Tingkat Kedewasaan Penerapan BIM pada Kontraktor Jembatan di Indonesia. Jurnal Riset Rekayasa Sipil, 5(1), 50-61.

Kesai, P., Soegiarso, R., Hardjomuljadi, S., Setiawan, M. I., Abdullah, D., & Napitupulu, D. (2018). Indonesia Position in the Globalization of Construction Industry. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1114, No. 1, p. 012133). IOP Publishing.

Listiyani, N. (2017). Dampak Pertambangan terhadap Lingkungan Hidup di Kalimantan Selatan dan Implikasinya Bagi Hak-Hak Warga Negara. Al-Adl: Jurnal Hukum, 9(1), 67-86.

Monoarfa, P. M., Kurdiansyah, K., & Violet, V. (2024). Karakteristik Bata Ringan dari Limbah Sekam Padi (Oryza Sativa) dan Serbuk Kayu Akasia (Acacia Mangium). Jurnal Sylva Scienteae, 7(4), 617-627.

Mulyono, T. (2004). Teknologi Beton. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Mustafa, I., Suryanita, R., & Maizir, H. (2020). Analisis Sifat Mekanik Bata Ringan yang Terpapar Suhu Tinggi. SAINSTEK, 8(1), 11-17.

Oktaviastuti, B., Nurmalasari, R., & Damayanti, F. (2020). Urgensi Technical Skill Bagi Tenaga Kerja Konstruksi Dalam Era Industri 4.0. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil Universitas Madura, 5(2), 7-10.

Raharjo, A. D., & Soebagio. (2020). Perencanaan Dimensi Interlocking Bata Ringan. Axial: Jurnal Rekayasa dan Manajemen Konstruksi, 8(1), 25-34.

Rakhmawati, A., Murtopo, A., Sanviani, A., Yuwana, D. S. A., Amin, M., & Arnandha, Y. (2023). The Effect of Adding Gypsum and Lime on Lightweight Interlock Bricks with Merapi Sand as Fine Agregat. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1244(1), p. 012008. IOP Publishing.

Rey-Martí, A., Valencia-Toledo, A., Chaparro-Banegas, N., Mas-Tur, A., & Roig-Tierno, N. (2023). Developing Models to Assess the Social Impact of Mining: An Exploratory Study Through Necessary Conditions Analysis (NCA). Resources Policy, 83, 103704.

Suji’at, & Yudha. (2021) Studi Pembuatan Bata Ringan Menggunakan Pasir Kali Sekar Dengan Penambahan Silica Fume. De’Teksi Jurnal Teknik Sipil Unigoro, 6(2), 58-64.

Surianti, S., Asrim, A., & Wardana, R. (2023). Analisis Dampak Penambangan Pasir Laut Terhadap Lingkungan dan Sosial-Ekonomi di Desa Kamelanta Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan, 12(2), 59-64.

Tjokrodimuljo, K. (1996). Teknologi Beton. Buku Ajar, Jurusan Teknik Sipil. Universitas Gadjah Mada.

Widyasari, G. S., Dharlis, I. M., Hamzah, L. N., Syafly, M. H., & Hastina, N. (2024). Perbandingan Limbah Sekam Padi dan Kulit Singkong Terhadap Intensitas Nyala Lampu Sebagai Sumber Energi Alternatif Pengganti Baterai. In Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3), 2159-2164.

Downloads

Published

2025-02-05

Issue

Section

Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024